Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

TPQ Aisyiyah Al Ihsan Juara Umum eLKISI Scout Challenge #2019

Iklan Landscape Smamda
TPQ Aisyiyah Al Ihsan Juara Umum eLKISI Scout Challenge #2019
pwmu.co -
Waka Kurikulum SMP eLKISI Ardian Zahroni MPd memberikan tropi juara umum putra kepada Zaky Adika Firdaus Muchsin (Rohmatin/PWMU.CO).

PWMU.CO – Dua gelar juara umum diraih Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Aisyiyah Al Ihsan Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, dalam eLKISI Scout Challenge #2019, Jumat-Sabtu (4-6/9/19).

TPQ yang berada satu komplek dengan Panti Asuhan Al Ihsan ini mengirimkan dua regu yaitu Regu Dahlia (putri) dan Regu Garuda (putra) dalam perkemahan dan pendakian tingkat SD-SMA se-Jawa Timur yang diadakan oleh Pondok Pesantren eLKISI Desa Mojodadi Purworejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Regu Dahlia merebut juara umum putri karena mampu meraih juara I penjelajahan dan taksir alam; juara I lomba pidato; juara II Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K); juara II lomba memasak, juara II fun game, (juara II) permainan tradisional gobak sodor, juara II bakiak raksasa, juara II Peraturan Baris Berbaris (PBB); juara III tartil, dan juara III tahfidh.

Sementara Regu Garuda maraih juara umum putra karena raihan, juara I pentas seni; juara I tartil Alquran; juara I gobak sodor, juara I penjelajahan dan taksir alam; II P3K, juara II PBB, dan juara III tahfidh.

Regu Dahlia TPQ Al Ihsan memamerkan trop dan piagam penghargaan. (Rohmatin/PWMU.CO).

Pimpinan Regu (Pinru) Zaky Adika Firdaus Muchsin merasa senang ketika menerima tropy juara umum. “Sebelumnya kita tidak pernah mendapat juara umum, alhamdulillah tahun ini kita juara,” ucapnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Desi Jariani, pembimbing Pramuka sekaligus guru TPQ mengatakan, keberhasilan ini karena jerih payah anak-anak yang hampir setiap hari berlatih setelah kegiatan mengaji.

“Alhamdulillah dulu ketika sekolah pernah jadi pembina Pramuka, jadi tidak ada kesulitan untuk mengajarkan kepada anak-anak materi pramuka,” tandasnya.

Nurul Mubarakah, ibunda Zaki Adika Firdaus Muchsin mengatakan tujuannya mengikutkan anaknya dalam perkemahan ini supaya mandiri. “Kalau suatu saat dia mondok tidak mbok-emboen (anak mama). Tapi sudah bisa mandiri,” ujarnya. (*)

Kontributor Kusmiani. Editor Mohammad Nurfatoni.

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu