Memasuki fase pengabdian abad kedua, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya memperkuat layanan kesehatan preventif melalui kolaborasi lintas sektor.
Langkah tersebut diwujudkan melalui bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar bersamaan dengan perayaan Milad ke-102 RS PKU Muhammadiyah Surabaya dan Milad ke-19 Lazismu Surabaya.
Kegiatan berlangsung di halaman MI Muhammadiyah 27 Rungkut, Ahad (20/9/2026), dan menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Surabaya, drg. Devita Eryani Putri, M.Kes., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat keberadaan rumah sakit, khususnya bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
“Harapannya dengan momen ini seluruh masyarakat terutama yang di daerah sekitar ini juga mengenal Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya dan juga bisa menerima manfaat dari keberadaan kami kepada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah yang sudah berdiri selama 102 tahun ini,” jelasnya.
Menurut Devita, pemilihan kawasan Rungkut juga menjadi bagian dari strategi mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar beriringan dengan agenda Pengajian Ahad Pagi PCM Rungkut.
Melalui pendekatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas rumah sakit.
Dalam bakti sosial itu, tim medis RS PKU Muhammadiyah Surabaya melayani pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara gratis.
Layanan tersebut dimanfaatkan warga dan jamaah yang hadir dalam kegiatan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah deteksi awal sekaligus mendorong masyarakat lebih rutin memperhatikan kondisi kesehatannya.
Sinergi kegiatan juga melibatkan Lazismu Surabaya. Ketua Lazismu Surabaya, Faisal Haqqi, S.E., menegaskan bahwa kerja kemanusiaan tidak seharusnya hanya dilakukan pada momentum tertentu.
“Berbuat baik tidak menunggu milad. Kita berbuat baik bersama tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, tiap saat tetap berbuat baik untuk umat,” tandasnya.
Menurut Faisal, kolaborasi RS PKU Muhammadiyah Surabaya dan Lazismu Surabaya menunjukkan bahwa program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian pelayanan sosial yang menyasar kebutuhan masyarakat.
Integrasi layanan kesehatan dengan program sosial menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih luas.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, layanan kesehatan berjalan berdampingan dengan pendistribusian logistik pangan dan pentasyarufan beasiswa pendidikan.
Kolaborasi yang turut didukung Umsura tersebut memperlihatkan upaya mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian kegiatan.
Bagi RS PKU Muhammadiyah Surabaya dan Lazismu Surabaya, momentum milad tidak hanya menjadi ruang refleksi perjalanan lembaga, tetapi juga menjadi kesempatan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Dengan memasuki fase pengabdian abad kedua, sinergi lintas lembaga diharapkan terus berkembang sehingga layanan kesehatan dan program sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.





0 Tanggapan
Empty Comments