Sebanyak 30 siswa kelas 2 International Class Program (ICP) SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik baru saja menyelesaikan tantangan akademik internasional mereka.
Selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (3–5 Juni 2026), para siswa penghuni kelas internasional ini mengikuti Cambridge Progression Test (CPT) tahunan dengan penuh semangat dan konsentrasi tinggi.
CPT merupakan ujian berbasis kurikulum Cambridge yang diadakan satu kali dalam setahun. Ujian ini menjadi agenda wajib bagi kelas ICP SDMM untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap kurikulum Cambridge yang mereka pelajari sehari-hari.
Ada tiga mata pelajaran utama yang diujikan secara penuh dalam bahasa Inggris, yaitu English, Mathematics, dan Science. Setiap harinya, ujian berlangsung selama satu jam, mulai pukul 07.30 hingga 08.30 WIB.
Menariknya, untuk menjaga objektivitas dan standar ujian, kegiatan ini diawasi langsung oleh supervisor dari Universitas Negeri Malang (UM) secara daring melalui Google Meet.
Tiga Hari Penuh Tantangan dan Keseruan
Sebelum bertempur di ruang ujian, para siswa telah dibekali dengan matang melalui sesi review materi oleh guru pengajar masing-masing. Hal ini membuat siswa tampil percaya diri saat hari pelaksanaan.
Hari Pertama, pada Rabu (3/6/2026), siswa berhadapan dengan CPT English untuk menguji kemampuan literasi dan pemahaman bahasa mereka.
Hari Kedua, pada Kamis (4/6/2026), fokus beralih ke CPT Mathematics, di mana kemampuan numerasi dan logika berpikir siswa ditantang.
Hari Ketiga, pada Jumat (5/6/2026), ujian ditutup dengan CPT Science yang menguji wawasan siswa tentang sains dan fenomena alam yang erat dengan kehidupan sehari-hari.
Kesan Siswa dan Harapan Guru
Ujian Cambridge ini ternyata memberikan kesan mendalam bagi para siswa, salah satunya diungkapkan oleh Zaid, siswi kelas 2 ICP.
“Aku paling suka waktu ujian Science hari Jumat kemarin! Soalnya seru, soal-soalnya tentang alam yang sering aku lihat sehari-hari. Karena bahasanya pakai bahasa Inggris, rasanya kayak lagi main game petualangan detektif sains. Agak deg-degan tapi seru banget!,” ungkap Zaid dengan mata berbinar.
Di sisi lain, Ustadzah Fitri Musrofihah, guru pengajar kelas 2 ICP, menyampaikan rasa bangga dan harapannya terhadap performa anak didiknya.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kesungguhan anak-anak selama tiga hari ini. Meskipun masih kelas 2 SD, mereka menunjukkan kemandirian yang luar biasa saat diawasi oleh pengawas eksternal secara daring. Harapan kami, CPT ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan menjadi tolok ukur penguasaan konsep global mereka sekaligus motivasi untuk terus mencintai ilmu pengetahuan,” ujar Ustadzah Fitri.
Melalui CPT ini, SDMM kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi berwawasan global tanpa kehilangan jati diri. Ujian ini bukanlah akhir, melainkan sebuah batu loncatan awal bagi para pemimpin masa depan.
Selamat kepada 30 siswa kelas 2 ICP SDMM! Teruslah mengeksplorasi dunia dengan ilmu, karena setiap tantangan yang kalian hadapi hari ini adalah modal utama untuk menggenggam dunia di masa depan.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments