Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melalui Pusat Studi dan Inovasi (PSI) menggelar Penganugerahan Lomba Inovasi Tingkat Nasional Tahun 2026 pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen UMG dalam mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
Lomba Inovasi UMG Tingkat Nasional Tahun 2026 menghadirkan empat kategori utama, yaitu Inovasi Bidang Sosial, Inovasi Bidang Kesehatan, Inovasi Bidang Lingkungan Hidup, dan Inovasi Bidang Teknologi.
Dari seluruh peserta yang mendaftar, panitia menyatakan sebanyak 154 peserta lolos seleksi administrasi.
Setelah melalui proses seleksi substansi, dewan juri menetapkan 24 finalis terbaik yang terdiri atas enam tim dari masing-masing kategori.
Kolaborasi Membangun Budaya Inovasi
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat budaya riset, inovasi, dan hilirisasi karya inovatif di lingkungan perguruan tinggi maupun masyarakat luas.
Rektor UMG, Prof. Dr. Khoirul Anwar, dalam sambutannya menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada penciptaan ide semata, tetapi harus didukung oleh ekosistem yang kuat agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun budaya inovasi melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, peneliti, masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.
“UMG terus berkomitmen membangun ekosistem inovasi yang mampu melahirkan gagasan kreatif, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap inovasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi karya kompetisi, tetapi juga dapat dikembangkan dan diimplementasikan secara nyata,” ujar Prof. Khoirul Anwar.
Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UMG, Prof. Dr. Yudhi, juga memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Lomba Inovasi UMG Tingkat Nasional menjadi wadah penting untuk menumbuhkan semangat berkarya. Selain itu juga untuk memperkuat budaya riset, sekaligus mendorong hilirisasi inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Sementara itu, Ketua Pusat Studi dan Inovasi (PSI) UMG, Dr. Umaimah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UMG dalam memperkuat budaya inovasi di lingkungan kampus sekaligus memperluas kontribusi institusi di tingkat nasional.
Ia juga mengapresiasi dukungan BRIDA Provinsi Jawa Timur yang turut memperkuat penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Lomba inovasi ini menjadi ruang strategis untuk menemukan, mengembangkan, dan memperkuat karya-karya inovatif yang memiliki nilai manfaat. Dukungan BRIDA Provinsi Jawa Timur menjadi penguat penting dalam membangun ekosistem inovasi yang kolaboratif, aplikatif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Ernawati, menyampaikan bahwa Lomba Inovasi UMG Tingkat Nasional Tahun 2026 mendapat respons yang sangat positif dari peserta.
Antusiasme tersebut terlihat dari banyaknya karya inovasi yang masuk serta beragamnya gagasan yang ditampilkan dalam setiap kategori lomba.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapat antusiasme yang luar biasa. Dari 154 peserta yang lolos seleksi administrasi, kami memilih 24 finalis terbaik yang menampilkan karya inovatif sesuai bidangnya masing-masing. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, finalis, dewan juri, panitia, BRIDA Provinsi Jawa Timur, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Selain menggelar penganugerahan, UMG juga menyelenggarakan Pameran Inovasi 2026 yang melibatkan para finalis, dosen, dan mahasiswa.
Dalam pameran tersebut, peserta menampilkan berbagai karya inovatif, mulai dari solusi sosial, produk kesehatan, gagasan pelestarian lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi untuk menjawab berbagai tantangan masyarakat.
Acara penganugerahan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta, finalis, dosen, mahasiswa, dan tamu undangan.
Melalui kegiatan ini, UMG berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif menciptakan inovasi, mendorong kolaborasi, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.***





0 Tanggapan
Empty Comments