Suasana Baitul Arqam PRM Sendangagung di Auditorium SMP Muhammadiyah 12 Paciran, Jumat (17/7/2026), pecah oleh tawa. Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Ustadz Masroin Asafani, MA, tampil membawakan materi Dakwah Muhammadiyah yang Menggembirakan dengan gaya jenaka yang cerdas dan menyentuh.
Acara yang diikuti 96 guru dari SMPM 12 Paciran, MIM 13 Sendangagung, TPA Al-Ikhlas 014, dan PAUD Aisyiyah Sendangagung itu berlangsung mulai pukul 07.15 – 16.30 WIB.
Sebagai pemateri pertama sesi inti, Ustadz Masroin yang berasal dari Keduyung, Laren, Lamongan ini berhasil mencairkan suasana. Ia menyampaikan materi berat tentang dakwah dengan bahasa ringan, diselingi guyonan yang relevan dengan kehidupan warga Muhammadiyah di ranting.
Dalam paparannya, ia mengangkat dua ayat Al-Qur’an sebagai landasan utama dakwah Muhammadiyah.
Pertama, QS. Fushilat ayat 33 yang ia sebut sebagai “Promosi Tuhan”:
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?'”
Ayat ini menurutnya menegaskan 3 pilar dakwah: perkataan yang baik, amal saleh, dan pengakuan diri sebagai muslim sejati.
Kedua, QS. An-Nahl ayat 125 sebagai “Filosofi Dakwah”:
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.”
“Jadi dakwah Muhammadiyah itu harus menggembirakan. Bukan menakut-nakuti. Pakai hikmah, pakai teladan, bukan bentak-bentak,” selorohnya disambut tawa peserta.
“Materi yang disampaikan pas dan relevan. Gayanya mengena dengan diselingi guyonan, tapi tetap bijak dan menarik. Kami jadi lebih semangat berdakwah,” tutur Nur Rohmah, salah satu peserta dari SMPM 12 Paciran.
Tak ada kesan menggurui. Justru gaya orasi Ustadz Masroin membuat peserta tidak merasa jenuh selama hampir 1 jam penyampaian materi. Ia menekankan bahwa dakwah adalah promosi nilai-nilai Tuhan melalui akhlak, ilmu, dan amal saleh.
Baitul Arqam ini merupakan kegiatan perdana yang digagas Bidang Pembinaan Kader PRM Sendangagung yang dipimpin Gondo Waloyo, MA. Tujuannya menyamakan visi guru sebagai benteng ideologi dan agen perubahan di AUM Muhammadiyah.
Dengan gaya dakwah yang humanis dan menghibur, materi Ustadz Masroin menjadi salah satu sesi paling dinanti dan diingat peserta sepanjang hari itu. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments