Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Arsyad Fitroh, Siswa Smamsatu Gresik Raih Juara 1 Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2025

Iklan Landscape Smamda
Arsyad Fitroh, Siswa Smamsatu Gresik Raih Juara 1 Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2025
Arsyad Fitroh Muhammad Purwono meraih prestasi di Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2025 (Dwi Ayu Kurniawati/PWMU.CO)
pwmu.co -

Perjuangan Arsyad Fitroh Muhammad Purwono, siswa kelas X-7 SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, berbuah manis di GOR Indoor Bung Tomo Surabaya.

Dalam ajang bergengsi Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2025, Arsyad berhasil meraih juara 1 kategori Kyorugi Junior M-78. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan mental baja adalah kunci utama menuju kesuksesan.

Saat ditemui oleh kontributor PWMU.CO, Arsyad menceritakan momen-momen yang paling ia ingat selama pertandingan.

“Perasaan saya sempat berkecamuk karena belum tahu siapa lawan tanding saya,” kenang Arsyad.

Namun, sebuah kejutan tak terduga justru mempermudah langkahnya. Lawan pada pertandingan pertama tidak hadir, sehingga Arsyad bisa langsung mengalihkan fokusnya ke partai final.

“Saya langsung menguatkan tekad untuk meraih juara 1,” tegasnya, menunjukkan mental yang tangguh dan tidak gentar.

Setelah berhasil keluar sebagai pemenang, kebahagiaan dan kebanggaan jelas terpancar dari raut wajah Arsyad.

“Saya sangat bahagia dan bangga. Selain berhasil meraih prestasi, saya juga bisa mengharumkan nama Dojang SINTAC dan Smamsatu,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Namun, prestasi ini tentu bukan hasil yang instan. Arsyad telah menekuni Taekwondo sejak duduk di bangku SD. Ia menjalani latihan rutin tiga kali dalam seminggu. Menjelang kejuaraan, ia menambah intensitas latihannya dengan sesi tambahan di sore hari selama satu bulan penuh.

SMPM 5 Pucang SBY

“Latihan tambahan ini saya lakukan untuk meningkatkan kemampuan fisik, pengaturan napas, dan strategi saat bertanding,” jelasnya.

Kecintaannya pada Taekwondo tidak lepas dari peran keluarga. Ayahnya adalah mantan pelatih Karate, dan kedua kakaknya juga aktif di dunia Taekwondo.

“Saya suka bela diri ini karena keluarga saya juga suka,” imbuhnya. Dukungan dari keluarga menjadi sumber motivasi terbesar bagi Arsyad dalam setiap langkahnya.

Dengan gelar juara yang kini disandangnya, Arsyad memiliki harapan besar ke depannya. Ia ingin terus mengembangkan kemampuannya di dunia Taekwondo, sekaligus menginspirasi teman-teman di Smamsatu Gresik untuk ikut bergabung dan berprestasi bersama.

“Bela diri ini melatih kita untuk disiplin, fokus, hormat kepada orang yang lebih tua, dan yang lebih penting lagi, kemampuan untuk membela diri kalau ada yang mengganggu,” pungkas Arsyad.

Kisah Arsyad Fitroh menjadi bukti nyata bahwa dengan tekad yang kuat, siapa pun bisa meraih prestasi dan memberi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. (*)

 

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu