Deru sepeda motor kembali menggema di jalur pedalaman Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Namun, perjalanan anggota BikersMu Chapter Banggai kali ini bukan sekadar menaklukkan medan berat, melainkan membawa misi kemanusiaan untuk mendukung pendidikan anak-anak di pelosok negeri.
Pada Kamis (16/7/2026), BikersMu Chapter Banggai bersama BikersMu Koordinator Wilayah (Korwil) Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan berupa buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan belajar kepada siswa Muhammadiyah di Pedalaman Tobiombong, Desa Maleo Jaya, Kecamatan Batui Selatan.
Kunjungan tersebut merupakan kali kedua dilakukan BikersMu ke kawasan pedalaman Tobiombong. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata slogan “Melaju Bersama Dakwah” melalui aksi sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bantuan disalurkan kepada 36 siswa TK ABA, 23 siswa SD Muhammadiyah, dan enam siswa SMP Muhammadiyah Satu Atap Tobiombong.
Momentum penyaluran bantuan terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.
Tahun ini juga menjadi tonggak penting bagi pendidikan Muhammadiyah di kawasan tersebut. SD Muhammadiyah Tobiombong berhasil meluluskan angkatan pertamanya yang kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Muhammadiyah Satu Atap Tobiombong yang baru berdiri.
Ketua BikersMu Chapter Banggai, Baharudin L. Agi, yang akrab disapa Kak Bua, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kepedulian terhadap masa depan anak-anak di wilayah dengan akses pendidikan yang masih terbatas.
“Anak-anak di pedalaman memiliki semangat belajar yang luar biasa. Mereka hanya membutuhkan perhatian dan dukungan dari kita semua. Semoga bantuan sederhana ini mampu menambah semangat mereka untuk terus menuntut ilmu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui BikersMu.
“Kami atas nama BikersMu Chapter Banggai mengucapkan terima kasih serta doa Jazakumullahu khairan kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak pedalaman. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan yang berlipat,” ungkap Kak Bua.
Perjalanan menuju Tobiombong bukan tanpa tantangan. Jalan berbatu, tanjakan terjal, dan akses yang cukup jauh harus dilalui para rider untuk menjangkau lokasi.
Bagi BikersMu, medan berat bukan hambatan, melainkan bagian dari dakwah yang dijalankan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran BikersMu sebagai komunitas otomotif yang memanfaatkan kendaraan sebagai sarana pengabdian, tidak hanya melalui kegiatan touring dan silaturahmi, tetapi juga aksi sosial, pendidikan, kemanusiaan, hingga kebencanaan.
Founder sekaligus Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat BikersMu, Azhar Labib, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa BikersMu dibangun bukan sekadar sebagai komunitas pecinta motor.
“BikersMu bukan hanya komunitas yang gemar touring. Kami membawa misi dakwah, aksi sosial, dan pengabdian kepada masyarakat. Seluruh aktivitas BikersMu berada di bawah pembinaan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) dan Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” jelasnya.
Menurut Azhar, gerakan seperti yang dilakukan BikersMu Banggai menunjukkan bahwa dakwah dapat diwujudkan melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat.
Ia berharap BikersMu terus berkembang hingga terbentuk di seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Chapter) maupun Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (Korwil) di Indonesia.
Melalui aksi sederhana namun penuh makna tersebut, BikersMu Banggai kembali membuktikan bahwa sepeda motor bukan hanya alat transportasi, tetapi juga kendaraan dakwah yang mampu menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses serta menghadirkan harapan baru bagi generasi penerus bangsa.





0 Tanggapan
Empty Comments