Pelatihan Darul Arqam Dasar (DAD) yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Ganesha menjadi salah satu momentum penting dalam proses perkaderan dan pembentukan karakter kader muda.
Mengusung tema “Synergy of Mind: Harmonious Movement, Amplifying Impact for a Progressive Cadre”, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat (28/8/2026) hingga Ahad (30/8/2026) bertempat di MI Muhammadiyah 28 Surabaya.
DAD Ganesha hadir sebagai ruang pembelajaran, pembentukan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan ke-Muhammadiyahan bagi para calon kader. Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif, dialogis, dan reflektif, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat identitas IMM sekaligus menempa diri menjadi generasi muda yang kritis, berintegritas, dan memiliki semangat untuk terus berkemajuan.
Rangkaian kegiatan diawali pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 18.30 WIB dengan agenda registrasi, check-in, dan orientasi tempat. Setelah seluruh peserta melakukan registrasi dan menempati tempat yang telah disediakan, kegiatan dilanjutkan dengan Ishoma (Maghrib dan makan malam).
Pada pukul 19.00 WIB, kegiatan memasuki agenda pembukaan. Rangkaian sambutan diawali oleh Ketua Pelaksana Darul Arqam Dasar Komisariat Ganesha 2026, Immawan M. Ardika Falah I. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Komisariat Ganesha 2026, Immawan Dika Agus Irawan, yang memberikan penguatan kepada peserta untuk mengikuti proses DAD dengan sungguh-sungguh.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Korkom (Koordinator Komisariat) IMM UNESA, Muhammad Rifqi Ferdiansyah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti setiap proses perkaderan.
“DAD bukan sekadar kegiatan formalitas, tetapi menjadi ruang bagi teman-teman untuk belajar, berdiskusi, dan membentuk karakter sebagai kader IMM. Ikuti setiap prosesnya dengan sungguh-sungguh dan jadikan pengalaman selama DAD sebagai bekal untuk berproses ke depannya,” tuturnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan DAD Ganesha 2026 juga disampaikan oleh Perwakilan IMM Cabang Surabaya, Muhammad Nadhil Pratama. Ia mengajak peserta untuk memanfaatkan momentum DAD sebagai langkah awal dalam memahami nilai-nilai perjuangan IMM.
“Saya berharap teman-teman tidak hanya mengikuti kegiatan ini sampai selesai, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai yang didapatkan selama DAD ke dalam kehidupan dan proses berorganisasi. Jadikan DAD sebagai awal untuk terus belajar, bergerak, dan memberikan dampak,” ujarnya.
Proses Perkaderan
Sambutan terakhir disampaikan oleh Perwakilan Kepala Sekolah MI Muhammadiyah 28 Surabaya, Mu’ammar Khadafi, M. Pd. Sebagai tuan rumah, beliau turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap proses perkaderan yang berlangsung di lingkungan sekolah dapat memberikan pengalaman positif bagi para peserta.
“Kami menyambut baik pelaksanaan DAD IMM Ganesha di MI Muhammadiyah 28 Surabaya. Semoga tempat yang kami sediakan dapat mendukung seluruh rangkaian kegiatan dan menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang memiliki semangat belajar, berorganisasi, dan berkemajuan,” ungkap beliau.
Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Darul Arqam Dasar secara resmi. Pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian DAD Ganesha 2026 dan menjadi awal perjalanan peserta dalam mengikuti proses perkaderan selama tiga hari.
Selanjutnya, peserta mengikuti Forum Instruktur, pengenalan kontrak belajar, serta pre-test materi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan brainstorming Materi 1 yang dipandu oleh Instruktur Zaky, sebelum memasuki sesi Materi 1: Keislaman yang disampaikan oleh Muhammad Aghniya-u.
Materi Keislaman menjadi salah satu fondasi penting dalam proses perkaderan DAD. Peserta diajak untuk memperdalam pemahaman mengenai keislaman sekaligus merefleksikan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan peran sebagai kader IMM.
Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti refleksi Materi 1 dan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap proses pembelajaran. Rangkaian kegiatan hari pertama kemudian ditutup dengan istirahat.
Melalui DAD Ganesha 2026, proses kaderisasi diharapkan mampu membangun sinergi pemikiran, keselarasan gerakan, dan penguatan dampak antarkader. Dengan semangat “Synergy of Mind: Harmonious Movement, Amplifying Impact for a Progressive Cadre”, DAD diharapkan menjadi titik awal lahirnya kader-kader IMM yang kritis, berintegritas, kolaboratif, dan progresif dalam memberikan kontribusi bagi umat, bangsa, dan persyarikatan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments