Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Tujuan Hidup hingga Tajhiz Jenazah, PLP 70 Umsida Ajak Pemuda Sumurgayam Belajar Agama

Iklan Landscape Smamda
Dari Tujuan Hidup hingga Tajhiz Jenazah, PLP 70 Umsida Ajak Pemuda Sumurgayam Belajar Agama
PLP 70 Umsida menggelar dua kajian keagamaan untuk pemuda Sumurgayam, membahas tujuan hidup dan praktik tajhiz jenazah (Auly Asfahni/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dua kajian dengan tema berbeda digelar mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bagi pemuda dan pemudi Desa Sumurgayam, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Taqwa Sumurgayam tersebut menghadirkan ruang pembelajaran keagamaan dengan pendekatan berbeda. Pemudi diajak membahas tujuan hidup dan pembentukan identitas diri, sedangkan pemuda mendapatkan materi sekaligus praktik tajhiz jenazah.

Bahas Tujuan Hidup dan Identitas Diri

Kajian pertama ditujukan kepada pemudi Desa Sumurgayam dan berlangsung setelah Salat Maghrib pukul 18.00–19.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti 29 peserta yang berasal dari jenjang kelas VI SD hingga SMA serta mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida.

Mengangkat tema “POV: Kamu Sadar Tujuan Hidup yang Sebenarnya”, kajian disampaikan Fahima dengan materi mengenai Akar Keyakinan dan Pembentukan Identitas Diri atau Uqdatul Kubro.

Materi tersebut membahas pertanyaan mendasar mengenai kehidupan manusia, mulai dari asal penciptaan, tujuan hidup, hingga kehidupan setelah dunia. Peserta juga diajak memahami kedudukan manusia sebagai hamba Allah Swt serta Islam sebagai pedoman hidup.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, tilawah Al-Qur’an, dan ice breaking. Setelah penyampaian materi, peserta diajak menyaksikan video bertema “Untuk Apa Kita Hidup” sebagai bahan refleksi.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan serta pandangan mengenai materi yang telah disampaikan. Kajian ditutup dengan pengisian kuesioner, pemberian doorprize, dan foto bersama.

Pemuda Belajar Tajhiz Jenazah

Setelah kajian bagi pemudi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kajian khusus pemuda atau remaja laki-laki Desa Sumurgayam. Kajian berlangsung pukul 19.30–20.30 WIB dengan tema “Tajhiz Jenazah”.

Fahreza dan Akbar menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Keduanya menyampaikan materi mengenai tahapan pengurusan jenazah sesuai dengan tuntunan Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara penguburan jenazah.

SMPM 5 Pucang SBY

Tidak berhenti pada penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik tajhiz jenazah. Praktik tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami tahapan pengurusan jenazah secara lebih konkret.

Setelah praktik, peserta mengikuti sesi diskusi dan evaluasi. Pemateri memberikan sejumlah pertanyaan untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Ketua pelaksana kegiatan mengatakan, dua kajian tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemuda dan pemudi untuk mendapatkan pembelajaran keagamaan sekaligus berdiskusi mengenai persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka.

“Melalui kajian ini kami berharap pemuda dan pemudi Desa Sumurgayam tidak hanya mendapatkan ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki ruang untuk berdiskusi, berefleksi, dan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kajian bagi pemudi berfokus pada pembahasan tujuan hidup dan identitas diri, sedangkan kajian bagi pemuda memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik mengenai tajhiz jenazah.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh sesi selesai. Melalui program tersebut, mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida melaksanakan kegiatan pendidikan keagamaan bersama generasi muda Desa Sumurgayam dengan pendekatan diskusi, refleksi, dan praktik. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 30/08/2026 13:37
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu