MI Muhammadiyah 7 Kenep menyelenggarakan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) pada (13–18/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di aula dan halaman madrasah ini dirancang untuk membekali peserta didik baru dengan berbagai wawasan, karakter, serta kebiasaan positif melalui materi yang disampaikan oleh fasilitator madrasah dan narasumber dari berbagai instansi sesuai bidang keahliannya.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan Matamuda, peserta mendapatkan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh dr. Dila Prasetya Belinda dari Klinik Pratama Muhammadiyah Balen.
Dalam penyampaiannya, dr. Dila menjelaskan bahwa PHBS merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil dari proses pembelajaran. Menurutnya, budaya hidup bersih dan sehat harus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau juga memaparkan berbagai manfaat penerapan PHBS di sekolah, di antaranya menjaga kesehatan warga sekolah sehingga terhindar dari berbagai penyakit, meningkatkan semangat dan prestasi belajar peserta didik, membangun citra sekolah yang lebih baik di mata masyarakat, serta menjadikan sekolah sebagai contoh bagi sekolah sehat di daerah lain.
Materi semakin menarik ketika peserta diajak mengenal berbagai bentuk penerapan PHBS di lingkungan sekolah, seperti mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun, memilih jajanan yang sehat, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, berolahraga secara teratur, tidak merokok, memberantas jentik nyamuk, memantau tinggi dan berat badan secara berkala, serta membiasakan membuang sampah pada tempatnya.
Tidak hanya penyampaian teori, peserta juga mengikuti praktik langsung cara mencuci tangan yang benar sesuai standar kesehatan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh keceriaan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga praktik bersama.
Melalui kegiatan ini, MI Muhammadiyah 7 Kenep berharap budaya hidup bersih dan sehat tidak hanya diterapkan selama di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi kebiasaan yang dibawa peserta didik ke rumah dan lingkungan masyarakat sebagai bagian dari pembentukan generasi Islami yang sehat, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments