Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menjalani Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya selama dua bulan, 19 Agustus–19 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam proses pembelajaran di sekolah.
Selama pelaksanaan PLP, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari observasi lingkungan sekolah, pengamatan proses pembelajaran, penyusunan perangkat ajar, praktik mengajar, pendampingan peserta didik, hingga evaluasi pembelajaran.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan mengenal dinamika lingkungan sekolah dan mengembangkan keterampilan pedagogik, komunikasi, serta pengelolaan kelas. Pengalaman ini menjadi bagian dari proses persiapan mahasiswa untuk menjalankan peran sebagai calon pendidik profesional.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Asy’ari, M.Pd., menyampaikan bahwa PLP memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami praktik pendidikan secara langsung, termasuk berbagai dinamika yang dihadapi dalam kegiatan belajar mengajar.
“Mahasiswa diterjunkan ke lapangan untuk memahami bagaimana praktik mengajar di dunia nyata dengan segala dinamikanya. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa agar menjadi lulusan yang siap mengajar serta memberikan dampak positif bagi siswa dan sekolah tempat PLP,” ungkapnya.
Terapkan Metode Pembelajaran Interaktif
Selama praktik mengajar, mahasiswa PLP juga menerapkan metode pembelajaran interaktif, termasuk penggunaan permainan edukatif untuk menciptakan suasana belajar yang menarik. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan peserta didik selama mengikuti pembelajaran.
Salah satu siswa kelas X, Nizam Burhanuddin menyampaikan tanggapan positif terhadap kegiatan belajar bersama mahasiswa PLP. Menurutnya, penggunaan permainan dalam pembelajaran membuat materi lebih mudah dipahami dan suasana kelas terasa menyenangkan.
“Pembelajaran bersama kakak-kakak PLP sangat mudah dipahami dan asyik karena mengintegrasikan permainan dalam pembelajaran, sehingga kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan,” tuturnya.
Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan metode pembelajaran yang telah dipelajari selama perkuliahan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga dapat mengenali respons peserta didik terhadap pendekatan pembelajaran yang digunakan.
Selain praktik mengajar, mahasiswa memperoleh pengalaman melalui observasi dan pendampingan peserta didik. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa dalam memahami tugas dan tanggung jawab seorang pendidik di lingkungan sekolah.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa PLP menyampaikan terima kasih kepada kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, guru pamong, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah memberikan bimbingan dan dukungan selama pelaksanaan program. Apresiasi juga disampaikan kepada para peserta didik yang berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran.
Melalui PLP yang berlangsung selama dua bulan ini, mahasiswa Umsura diharapkan semakin siap menghadapi dunia pendidikan dengan bekal pengalaman praktik, keterampilan mengajar, serta pemahaman terhadap dinamika pembelajaran di sekolah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments