Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dua Siswa SDMM Bawa Damar Kurung, Tandai Pembukaan Musyda IPM Gresik

Iklan Landscape Smamda
Dua Siswa SDMM Bawa Damar Kurung, Tandai Pembukaan Musyda IPM Gresik
Perwakilan siswa SDMM (batik merah) saat membawa lentera Damar Kurung ke panggung utama sebagai penanda dibukanya Musyda PD IPM Kabupaten Gresik, Sabtu (12/9/2026). (Diana Herawati/PWMU.CO).
pwmu.co -

Pemandangan unik dan penuh makna mewarnai seremoni pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Gresik.

Kegiatan yang bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Gresik itu berlangsung pada Sabtu (12/9/2026).

Sebanyak 300 kader IPM se-Kabupaten Gresik beserta jajaran tamu undangan menyaksikan momen simbolis pembukaan yang ditandai dengan penyerahan lentera khas Gresik, Damar Kurung, ke atas panggung utama.

Lambang Pencerahan dan Harapan

Prosesi istimewa tersebut dilakukan tepat setelah penyampaian sambutan oleh Wakil Bupati Gresik, dr H Asluchul Alif MKes MM MHP.

Lentera ikonik itu dibawakan anggun yang diiringi instrumen musik oleh perwakilan IPM Kids salah satunya peserta didik SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik.

Mereka adalah Aisyah Nareswari Oktania (6 Abraj Al Bait) dan Evelyn Dzakiyah Rafifah (6 Hagia Sophia).

Secara filosofis, Damar Kurung berasal dari kata damar (cahaya) dan kurung (sangkar/penutup). Kesenian khas Gresik ini melambangkan pencerahan, harapan, serta nilai-nilai kebaikan hidup yang senantiasa menerangi masyarakat.

Kehadirannya dalam arena Musyda menjadi simbol bahwa gerakan pelajar Muhammadiyah siap menjadi wadah pencerah dan pembawa harapan baru bagi generasi muda.

Dua siswa SDMM pembawa Damar Kurung tak dapat menyembunyikan rasa gembira dan bangganya usai merampungkan tugas penting tersebut.

“Senang sekali dan bangga bisa ikut membawa Damar Kurung di panggung Musyda. Awalnya sempat deg-degan karena disaksikan banyak pejabat dan kakak-kakak IPM, tapi setelah naik panggung rasanya sangat seru dan lega” ungkap Aisyah.

SMPM 5 Pucang SBY

Sambil memegang lentera indahnya, Evelyn menambahkan ungkapan rasa bahagianya yang sejalan dengan sang sahabat.

“Iya, sama seperti Aisyah, aku juga bangga banget bisa tampil di acara besar ini. Semoga Damar Kurung yang kami bawa bisa bikin acara Musyda makin meriah dan sukses” tutur Evelyn melengkapi.

Ikhtiar Perkaderan Sejak Dini

Keterlibatan para siswa sekolah dasar dalam pembukaan ini memang disengaja. Ketua Umum PD IPM Kabupaten Gresik menyampaikan bahwa pengikutsertaan IPM Kids merupakan langkah konkret ikhtiar perkaderan sejak dini.

Melalui pelibatan langsung di forum-forum besar daerah, diharapkan benih kepemimpinan, rasa percaya diri, dan kecintaan pada budaya lokal terpatri kuat sejak usia sekolah dasar.

Selain Aisyah dan Evelyn perwakilan dari SDMM, pembukaan Musyda ini juga dimeriahkan oleh kehadiran perwakilan IPM Kids dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Gresik.

Antara lain SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SD Muhammadiyah 3 Gresik, SD Muhammadiyah Giri, serta tuan rumah SMP Muhammadiyah 1 Gresik.

Perhelatan pembukaan Musyda PD IPM Gresik berlangsung khidmat dan semarak. Sejumlah tokoh dan pejabat daerah hadir memberikan dukungan penuh, di antaranya Wakil Bupati Gresik dr H Asluchul Alif MKes MM MHP, Anggota DPRD Kabupaten Gresik Elvita Vetty SP.

Kemudian hadir perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik, Pimpinan Wilayah (PW) IPM Jawa Timur, serta jajaran Organisasi Otonom (Ortom) tingkat daerah.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 17/09/2026 00:46
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu