Ruang Science Center SMP Muhammadiyah 13 (Hamas School) Surabaya dipadati oleh para guru dan siswa pada Rabu (20/5/2026). Laboratorium yang biasanya digunakan untuk praktikum harian tersebut dialihfungsikan menjadi area pelatihan energi terbarukan, lengkap dengan berbagai perangkat panel surya dan instalasi kabel kelistrikan.
Fasilitas tersebut disiapkan dalam rangka kolaborasi antara Hamas School dan Telkom University Kampus Surabaya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Mengangkat tema pelatihan dan penerapan sistem pembangkit tenaga surya, acara ini diikuti secara aktif oleh seluruh peserta.
Belajar Praktik Sistem Pembangkit Tenaga Surya
Di dalam Science Center, para siswa tidak hanya mendengarkan presentasi materi. Mereka diajak terlibat langsung dengan teknologi tersebut, mulai dari merakit, menguji sistem pembangkit, hingga mengamati proses perubahan energi matahari menjadi daya listrik yang siap pakai.
Diskusi mengenai pemanfaatan energi ramah lingkungan juga berlangsung di antara para siswa. Pendekatan hands-on learning (belajar berbasis praktik langsung) ini dirancang agar materi sains mengenai energi terbarukan lebih mudah dipahami dan menarik bagi siswa.
“Science Center bukan hanya ruang pajangan alat, tetapi tempat siswa belajar, mencoba, dan berinovasi secara langsung. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan,” tutur Nurul Wakhidatul Ummah, Kepala Hamas School.
Apresiasi dari Akademisi
Fasilitas laboratorium yang dimiliki Hamas School ini mendapat perhatian dari tim akademisi Telkom University Kampus Surabaya. Tim dosen yang terdiri dari Dr. Chaironi Latif, Dr. Isa Hafidz, dan Hendy Briantoro memberikan apresiasi terhadap kesiapan infrastruktur sekolah ini.
Menurut mereka, keberadaan Science Center merupakan aset penting yang jarang dimiliki sekolah setingkat SMP. Fasilitas ini dinilai mampu menjembatani teori di buku teks dengan realitas teknologi yang digunakan di industri.
Menanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
Melalui sinergi antara Hamas School dan Telkom University, kegiatan PkM ini diproyeksikan sebagai langkah awal untuk menanamkan kesadaran lingkungan (green awareness) kepada generasi muda sejak dini.
Dengan melihat dan mempraktikkannya langsung, para siswa diharapkan dapat memahami tantangan energi masa depan dan termotivasi untuk ikut mengembangkan solusi energi bersih di Indonesia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments