Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan (HW) Jawa Timur Fathurrahim Syuhadi menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Mohammad Yuda Wahyu Saputra sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur periode 2026–2028.
Yuda terpilih melalui Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIV PW IPM Jawa Timur yang berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE), Kota Malang, Jumat–Ahad (3–5/7/2026). Forum permusyawaratan tertinggi IPM tingkat wilayah tersebut menetapkan Yuda untuk memimpin roda organisasi selama dua tahun ke depan.
Fathurrahim menilai amanah yang diterima Yuda merupakan hasil dari proses kaderisasi yang panjang. Menurutnya, sosok Yuda telah menunjukkan kapasitas kepemimpinan sejak masih duduk di bangku sekolah.
Perjalanan organisasi Yuda dimulai ketika menempuh pendidikan di SMK Negeri 2 Malang, Jurusan Keperawatan Sosial, pada 2018–2021. Sejak saat itu ia aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi pelajar, kepemimpinan, dan kaderisasi Muhammadiyah hingga akhirnya dipercaya memimpin PW IPM Jawa Timur.
“Mas Yuda adalah kader muda yang memiliki talenta dan karakter kepemimpinan yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Ia mampu membaca dinamika generasi pelajar saat ini sekaligus memiliki semangat kaderisasi yang kuat. Saya optimistis kepemimpinannya akan membawa IPM Jawa Timur semakin maju,” ujar Fathurrahim kepada PWMU.CO, Rabu (8/7/2026)
Menurut penulis buku Jejak Sejarah Hizbul Wathan Jawa Timur 2000-2025 itu, tantangan organisasi pelajar saat ini semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan pemimpin yang adaptif, mampu berinovasi, dan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam Berkemajuan yang menjadi ruh Muhammadiyah.
Ia juga berharap kepengurusan PW IPM Jawa Timur periode 2026–2028 dapat memperkuat sinergi dengan Hizbul Wathan. Kolaborasi kedua organisasi otonom Muhammadiyah tersebut dinilai sangat penting dalam membangun ekosistem kaderisasi di sekolah maupun madrasah Muhammadiyah.
“Hizbul Wathan dan IPM memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk kader pelajar yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap mengabdi kepada umat, bangsa, dan Persyarikatan. Karena itu, saya berharap sinergi ini semakin diperkuat melalui berbagai program pembinaan kader di lembaga pendidikan Muhammadiyah,” ujar aktifis IPM tahun 1990 an ini
Fathurrahim menambahkan, pembinaan kader tidak cukup hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga harus membentuk karakter, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan kemampuan bekerja sama. Nilai-nilai tersebut selama ini menjadi ciri pembinaan di Hizbul Wathan dan dapat berjalan beriringan dengan program-program kaderisasi IPM.
Ia optimistis kolaborasi yang baik antara HW dan IPM akan melahirkan generasi pelajar Muhammadiyah yang unggul, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Mari kita jadikan Hizbul Wathan dan IPM sebagai ruang untuk melahirkan pelajar yang berilmu, berakhlak, berdaya, dan mampu berdampak bagi masyarakat,” pungkas Fathurrahim Syuhadi.
Terpilihnya Mohammad Yuda Wahyu Saputra diharapkan menjadi momentum memperkuat gerakan kaderisasi pelajar Muhammadiyah di Jawa Timur. Dengan dukungan seluruh kader dan sinergi antarlembaga, IPM Jawa Timur diharapkan semakin berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkemajuan, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments