Setelah menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), siswa SMP Muhammadiyah 7 Blimbing Paciran Lamongan (SMP MUTU) mengikuti kegiatan kokurikuler bertajuk GAYAMU (Gelar Karya SMP MUTU) Edisi II, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran, proyek, dan karya yang telah dikembangkan selama satu semester.
Sejak pagi, suasana halaman sekolah tampak ramai dengan berbagai stan pameran dan penampilan siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik mempresentasikan hasil belajar yang berasal dari berbagai program kokurikuler dan muatan lokal unggulan yang diterapkan di SMP MUTU.
GAYAMU Edisi II merupakan kolaborasi sejumlah mata pelajaran dan program penguatan karakter yang menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah. Program tersebut meliputi STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), Global Citizen, Sastra, Sosiologi Remaja, English Comprehension, Bisnis, serta berbagai kegiatan pengembangan karakter lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa memamerkan berbagai karya yang disusun secara berkelompok. Selain pameran, panggung utama juga dimanfaatkan untuk menampilkan beragam pertunjukan edukatif. Beberapa penampilan yang disajikan antara lain presentasi proyek, pementasan sastra, drama berbahasa Inggris, simulasi sosial, hingga demonstrasi karya berbasis STEAM.

Koordinator kegiatan, M. Hayzul Falah, S.Sos., M.Hub.Int., menjelaskan bahwa GAYAMU dirancang sebagai media bagi siswa untuk menampilkan hasil belajar yang telah mereka peroleh selama mengikuti pembelajaran kokurikuler.
“Melalui GAYAMU, siswa tidak hanya belajar memahami teori di dalam kelas, tetapi juga mampu menampilkan hasil belajarnya dalam bentuk karya nyata yang dapat diapresiasi bersama. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan, kreatif, dan bermakna,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengintegrasikan berbagai kompetensi yang telah dipelajari siswa, mulai dari kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, hingga keterampilan berwirausaha.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 7 Blimbing Paciran Lamongan, Wariyono, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada siswa dan guru yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa GAYAMU menjadi salah satu program sekolah yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk menampilkan kemampuan yang dimiliki.
“Gelar Karya SMP MUTU merupakan wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakat, minat, serta kompetensi yang mereka miliki. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan berkolaborasi, dan semangat berkarya sehingga siswa semakin siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.
Pelaksanaan GAYAMU Edisi II sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan setelah ASAT Tahun Pelajaran 2025/2026. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan hasil pembelajaran yang telah mereka jalani selama satu semester kepada warga sekolah.
Selain menjadi sarana unjuk karya, kegiatan ini juga memperlihatkan berbagai bentuk pembelajaran yang telah diterapkan di SMP MUTU melalui pendekatan kokurikuler dan penguatan karakter. Berbagai karya dan penampilan yang ditampilkan siswa menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berlangsung selama semester genap tahun pelajaran 2025/2026. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments