Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

GESIT Jadi Langkah Awal Pemetaan Kemampuan Akademik Siswa Spemutu

Iklan Landscape Smamda
GESIT Jadi Langkah Awal Pemetaan Kemampuan Akademik Siswa Spemutu
Siswa melaksanakan asesmen diagnostik di laboratorium komputer. (Beny Syah/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) melaksanakan Diagnostic Assessment Week melalui program GESIT (General Subjects Diagnostic Day) pada Rabu–Kamis (22–23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari asesmen diagnostik awal tahun pelajaran 2026/2027 untuk memetakan kemampuan akademik seluruh siswa sebelum proses pembelajaran berlangsung secara optimal.

Melalui GESIT, siswa mengikuti asesmen pada berbagai mata pelajaran, di antaranya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS/Ekonomi, Informatika, Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Pendidikan Jasmani, Seni, Bahasa Jawa, serta mata pelajaran lainnya.

Hasil asesmen nantinya menjadi dasar bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan karakteristik setiap peserta didik.

Kepala Urusan Kurikulum Spemutu, Tri Wahyuningsih, S.Pd., menjelaskan bahwa asesmen diagnostik bukanlah ujian untuk menentukan peringkat siswa, melainkan sarana untuk mengenali kondisi awal kemampuan belajar mereka.

“GESIT kami laksanakan sebagai langkah awal dalam menyusun pembelajaran yang lebih tepat sasaran. Setiap siswa memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang berbeda. Melalui hasil asesmen ini, guru dapat mengetahui materi yang sudah dikuasai maupun yang masih memerlukan penguatan, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, menyenangkan, dan berpihak kepada peserta didik,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa data hasil GESIT juga akan menjadi acuan bagi guru dalam memberikan program pendampingan, pengayaan, maupun remedial sesuai kebutuhan masing-masing siswa selama satu tahun pelajaran.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, Kepala Spemutu, Rosyidul Arifibillah, S.Pi., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa budaya pembelajaran yang berkualitas harus diawali dengan pemetaan kemampuan siswa secara menyeluruh.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan pembelajaran di Spemutu didasarkan pada data, bukan sekadar asumsi. Melalui GESIT, guru memperoleh gambaran nyata mengenai kemampuan akademik siswa sejak awal tahun pelajaran. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat dirancang secara lebih terarah untuk mengembangkan potensi setiap anak secara maksimal. Harapan kami, setiap siswa dapat berkembang sesuai kemampuannya dan mencapai prestasi terbaik, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tuturnya.

Pelaksanaan GESIT menjadi salah satu bentuk komitmen Spemutu dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.

Dengan memanfaatkan hasil asesmen diagnostik sebagai dasar perencanaan pembelajaran, sekolah optimistis mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus mendukung pencapaian prestasi siswa pada tahun pelajaran 2026/2027.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 23/07/2026 18:48
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu