Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru SD Almadany Ikuti Pelatihan Tajdied dan Irama Hijaz untuk Perkuat Kompetensi Mengajar Al-Qur’an

Iklan Landscape Smamda
Guru SD Almadany Ikuti Pelatihan Tajdied dan Irama Hijaz untuk Perkuat Kompetensi Mengajar Al-Qur’an
H. Sya'roni, SE menyampaikan materi pada Pelatihan Tajdied dan Irama Hijaz di SD Almadany ( Eli Syarifah/ PWMU.CO)
pwmu.co -

Sebanyak 30 guru dan karyawan SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) mengikuti Pelatihan Tajdied dan Irama Hijaz, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Sya’roni, S.E. selaku Ketua Bidang Tajdied Center Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik sebagai narasumber.

Pelatihan digelar sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran Al-Qur’an sekaligus menyamakan standar bacaan dan penggunaan irama Hijaz di lingkungan SD Almadany.

Acara dipandu oleh Master of Ceremony (MC), Asy Syihab Azhar, S.H., yang mengawali kegiatan dengan mengutip makna Surah Al-Muzzammil ayat 4.

“Dan bacalah Al-Qur’an dengan tartil.”

Ia menjelaskan bahwa ayat tersebut menjadi dasar penting bagi setiap pendidik untuk membaca dan mengajarkan Al-Qur’an secara tartil.

Menurutnya, melalui pelatihan Tajdied dan Irama Hijaz, seluruh guru dan karyawan diharapkan dapat memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus menyeragamkan penggunaan irama Hijaz sehingga pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik menjadi lebih baik dan konsisten.

Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus penguatan kompetensi bagi seluruh ustaz dan ustazah di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan metode Tajdied dan irama Hijaz sehingga tercipta keseragaman pembelajaran Al-Qur’an, peningkatan kualitas proses belajar mengajar, serta menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.

SMPM 5 Pucang SBY

Lilik menambahkan bahwa pelatihan sengaja dilaksanakan pada awal Tahun Ajaran 2026–2027 agar para guru memiliki bekal sebelum menerapkan metode tersebut kepada seluruh peserta didik.

Dalam sesi pelatihan, Ustadz Sya’roni menjelaskan secara rinci kata kunci satu hingga kata kunci sepuluh dalam metode Tajdied.

Ia menegaskan bahwa sesuai tagline metode Tajdied, yaitu “Mencerdaskan, Gembira, Pasti Bisa”, proses pembelajaran harus berlangsung dengan suasana yang menyenangkan sehingga materi lebih mudah dipahami.

Tidak hanya menyampaikan teori, Sya’roni juga mengajak seluruh peserta melakukan praktik mengajar (microteaching) serta praktik membaca Al-Qur’an secara langsung.

Melalui pendekatan learning by doing, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkan metode Tajdied dan irama Hijaz secara optimal dalam pembelajaran Al-Qur’an di kelas.

Revisi Oleh:
  • Satria - 04/07/2026 08:33
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu