Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo secara resmi melantik Muhammad Arief, M.Pd. sebagai Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 5 (SMP Mulia) Tulangan periode 2026–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula SMP Mulia Tulangan, Jalan Raya Kenonggo, Tulangan, Sidoarjo, Jumat (3/7/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PDM Sidoarjo, Prof. Dr. Dzo’ul Milal, M.Pd., serta disaksikan jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tulangan, Majelis Dikdasmen dan PNF, guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan yang memenuhi aula.
Sebelum prosesi pelantikan dimulai, para hadirin disuguhi atraksi Tapak Suci yang ditampilkan siswa-siswa SMP Mulia Tulangan berprestasi tingkat provinsi. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan dari seluruh tamu yang hadir.
Dalam sambutannya usai melantik, Prof. Dr. Dzo’ul Milal menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah dakwah dan kepemimpinan Persyarikatan yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT dan Muhammadiyah.
Ia menyampaikan empat pesan utama yang harus menjadi pedoman Muhammad Arief dalam memimpin SMP Mulia Tulangan.
Pertama, ia mengingatkan agar kepala sekolah senantiasa tunduk dan patuh terhadap AD/ART Muhammadiyah serta seluruh kebijakan Persyarikatan. Menurutnya, setiap pemimpin Amal Usaha Muhammadiyah harus menjadikan aturan organisasi sebagai landasan utama dalam mengambil setiap keputusan.
“Jabatan ini adalah amanah Persyarikatan. Karena itu seluruh kebijakan dan langkah kepemimpinan harus sejalan dengan AD/ART Muhammadiyah serta nilai-nilai dakwah yang menjadi ruh Amal Usaha Muhammadiyah,” tegasnya.
Pesan kedua, Ketua PDM Sidoarjo mengingatkan pentingnya menghormati dan mematuhi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan sebagai kepanjangan tangan PDM Sidoarjo dalam pembinaan dan pengelolaan sekolah di tingkat cabang.
Ia menekankan bahwa setiap arahan dan kebijakan PCM Tulangan yang bertujuan memajukan sekolah harus diterima dengan lapang dada dan dilaksanakan secara optimal.
“PCM Tulangan adalah representasi PDM Sidoarjo di tingkat cabang, maka bangun komunikasi yang baik, hormati kepemimpinannya, dan laksanakan setiap arahan demi kemajuan SMP MULIA Tulangan,” pesannya.
Pesan ketiga, Prof. Dzo’ul Milal menjelaskan bahwa sekolah merupakan penopang utama dakwah Persyarikatan di bawah pembinaan Majelis Dikdasmen dan PNF. Karena itu, sekolah harus terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, mandiri, serta memiliki kinerja keuangan yang sehat agar mampu menopang gerakan dakwah Persyarikatan.
Menurutnya, keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuannya mencetak generasi Islami sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi keberlangsungan dakwah Muhammadiyah.
Pesan keempat, Ketua PDM Sidoarjo mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, dan keluarga besar SMP Mulia Tulangan untuk memperkuat sinergi bersama PCM Tulangan dalam mewujudkan visi dan misi sekolah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan kepala sekolah tidak mungkin dicapai seorang diri, melainkan membutuhkan kekompakan seluruh elemen sekolah dalam membangun budaya kerja yang profesional, amanah, dan berkemajuan.
Momentum pelantikan ini menjadi awal estafet kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa SMP Muhammadiyah 5 (SMP Mulia) Tulangan semakin unggul dalam mutu pendidikan, tata kelola kelembagaan, serta penguatan karakter Islami sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.
Di akhir acara, seluruh tamu undangan memberikan doa dan ucapan selamat kepada Muhammad Arief, M.Pd. Mereka berharap kepemimpinan baru tersebut mampu menghadirkan berbagai inovasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, mempererat kolaborasi dengan PCM Tulangan, serta menjadikan SMP Mulia Tulangan sebagai sekolah Muhammadiyah yang maju, profesional, akuntabel, dan semakin berkontribusi dalam dakwah Persyarikatan serta mencetak generasi Islam yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkemajuan.





0 Tanggapan
Empty Comments