Tangis haru, senyum kebanggaan, dan lantunan doa menyatu dalam kegiatan Apresiasi Kelulusan Kelas VI dan Wisuda Tahfidz SD Muhammadiyah 4 Zamzam yang digelar di Masjid Al-Manar, Sabtu (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan belajar siswa kelas VI sekaligus momentum syukur atas lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an.
Acara diawali dengan penampilan Tari Saman dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Muhammadiyah. Kemeriahan semakin terasa melalui atraksi Tapak Suci yang diperagakan siswa-siswi SD Muhammadiyah 4 Zamzam sebagai wujud pembinaan karakter, disiplin, dan pengembangan bakat di sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Muhammad Anas Fikri, berpesan agar para lulusan tetap menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama bersekolah.
“Jagalah salat lima waktu, teruslah membaca Al-Qur’an, hormati orang tua dan guru, serta jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” pesannya.
Kepada para wisudawan tahfidz, ia juga mengingatkan bahwa hafalan Al-Qur’an merupakan amanah yang harus terus dijaga melalui murajaah dan penambahan hafalan secara berkelanjutan.
Konsistensi Sekolah
Sementara itu, Dr. Wahono selaku Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sepanjang mengapresiasi konsistensi sekolah dalam menjalankan amanah pendidikan Muhammadiyah.
“Hari ini kita menyaksikan hasil pendidikan yang tidak hanya menghasilkan anak-anak cerdas, tetapi juga anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an. Mereka diharapkan menjadi kader umat, kader Persyarikatan, dan pemimpin bangsa yang berintegritas,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, sekolah memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi. Penghargaan Siswa Berprestasi Kelas VI Angkatan III diberikan kepada Putri Gracia Faosoni, Ahmad Azka Raqilla Hasyim, dan Khansa Shabiha Hishshah. Peraih TKA Matematika Tertinggi diraih Arya Setya Bimantara, sedangkan Peraih TKA Bahasa Indonesia Tertinggi diraih Muhammad Agha Pratama Alhady, Nayla Balqis Adzra, dan Muhammad Al Farizi Bil Haq. Adapun penghargaan Tahfidz Terbaik diberikan kepada Naura Fathina Thafana Nisa, Aidan Zufar Abdillah, dan Giansyah Alvaro Prayogi.
Perwakilan wali murid, ibunda Putri Gracia Faosoni, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan.
“Kami melihat anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, percaya diri, serta memiliki kebiasaan ibadah dan akhlak yang baik. Terima kasih kepada seluruh ustadz dan ustadzah yang telah mendidik mereka dengan ilmu, kesabaran, dan kasih sayang,” ungkapnya.
Momen paling berkesan hadir saat siswa kelas VI memberikan kejutan kepada para guru. Diiringi tayangan video perjalanan mereka sejak kelas I hingga kelas VI, para siswa menyanyikan lagu persembahan dan memberikan mawar serta cokelat kepada ustadz dan ustadzah. Suasana pun berubah haru ketika para guru menerima ungkapan terima kasih dari anak-anak yang selama enam tahun mereka dampingi.
Prosesi wisuda tahfidz juga menghadirkan momen birrul walidain yang menyentuh hati. Para wisudawan menghampiri orang tua masing-masing sambil membawa bunga mawar dan menyampaikan rasa terima kasih atas doa, dukungan, serta pengorbanan selama proses menghafal Al-Qur’an. Pelukan hangat antara anak dan orang tua membuat banyak hadirin menitikkan air mata.
Apresiasi kelulusan dan wisuda tahfidz tahun ini bukan sekadar seremoni pelepasan siswa, melainkan peneguhan komitmen pendidikan Muhammadiyah dalam membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam akidah, mulia dalam akhlak, dan dekat dengan Al-Qur’an. Dari Masjid Al-Manar PCM Sepanjang, SD Muhammadiyah 4 Zamzam kembali mengirimkan pesan optimisme tentang lahirnya generasi Islam berkemajuan yang siap memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.





0 Tanggapan
Empty Comments