Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hasan Ubaidillah Ajak Takmir Kembalikan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat

Iklan Landscape Smamda
Hasan Ubaidillah Ajak Takmir Kembalikan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat
Hasan Ubaidillah saat menyampaikan materinya. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ketua LPCRPM PWM Jawa Timur, Dr. Hasan Ubaidillah, M.M mengajak para takmir masjid untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah semata.

Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan materi dalam kegiatan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Batch 3 di Masjid Asy-Syifa Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), Jumat (19/6/2026) malam.

Dalam pemaparannya, Hasan Ubaidillah menjelaskan bahwa sejak masa Rasulullah SAW, masjid memiliki fungsi yang sangat luas. Selain sebagai tempat shalat, masjid juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan umat, musyawarah, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, kondisi fisik masjid pada zaman Rasulullah sangat sederhana. Namun, kesederhanaan infrastruktur tersebut tidak mengurangi peran strategis masjid dalam membangun kehidupan umat Islam.

“Ketika kita berbicara tentang transformasi masjid, yang harus diubah bukan hanya bangunannya, tetapi bagaimana masjid mampu memberikan pelayanan yang lebih luas kepada umat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa membuka masjid untuk berbagai aktivitas kemasyarakatan tentu memiliki konsekuensi tersendiri, mulai dari perawatan fasilitas, kebersihan, hingga pengelolaan yang lebih profesional. Namun hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi fungsi masjid.

Hasan juga memberikan apresiasi kepada para peserta AM3 yang merupakan para pegiat dan penggerak masjid dari berbagai daerah di Jawa Timur. Menurutnya, menjadi pengurus masjid merupakan amanah mulia yang tidak semua orang mampu menjalaninya.

Ia mengingatkan tentang keutamaan orang-orang yang hatinya tertaut dengan masjid sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi SAW mengenai tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat.

SMPM 5 Pucang SBY

“Bapak-Ibu sekalian adalah orang-orang pilihan yang diberi kesempatan untuk memakmurkan masjid. Ini bukan pekerjaan yang memiliki tendensi duniawi, tetapi pekerjaan yang membutuhkan keikhlasan dan komitmen yang tinggi,” katanya.

Lebih lanjut, Hasan mengkritisi fenomena sebagian masyarakat yang terlalu fokus pada kemegahan fisik masjid. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang megah memang penting, tetapi tidak boleh melupakan tujuan utama keberadaan masjid.

“Banyak orang berlomba-lomba membangun masjid yang indah dan megah. Itu baik. Namun setelah masjid berdiri, pertanyaannya adalah bagaimana fungsi masjid dijalankan. Jangan sampai kita hanya bangga pada bangunannya, tetapi melupakan perannya dalam memakmurkan umat,” tegasnya.

Ia menambahkan, masjid Muhammadiyah harus mampu menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pelayanan kesehatan, pembinaan keluarga, dan berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, mewujudkan fungsi tersebut bukan perkara mudah. Dibutuhkan kekompakan, kerja sama, dan kesamaan visi dari seluruh unsur pengelola masjid agar masjid benar-benar hadir sebagai solusi bagi persoalan umat.

Melalui kegiatan AM3 Batch 3, Hasan berharap para marbot dan takmir masjid Muhammadiyah memperoleh wawasan baru dalam mengelola masjid secara lebih progresif dan berkemajuan, sehingga masjid dapat kembali memainkan perannya sebagai pusat peradaban Islam yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 19/06/2026 21:57
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu