Semangat memberi manfaat kepada sesama menjadi pesan yang disampaikan Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Husnul Aqib, M.M., saat menghadiri Milad ke-109 Aisyiyah yang diselenggarakan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Sidokumpul di Gedung Perguruan Muhammadiyah Sidokumpul, Sabtu (27/6/2026). Melalui sebuah hadis, ia mengajak seluruh hadirin menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Husnul Aqib mengutip hadis Nabi Muhammad Saw, “Al-yadul ‘ulya khairun minal yadis sufla” yang berarti tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.
“Hadis tersebut mengajarkan kepada kita untuk menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi sesama. Saya kira Aisyiyah telah membuktikan hal itu melalui pengabdiannya di berbagai lini kehidupan,” ungkapnya.
Menurut Husnul Aqib, pesan dalam hadis tersebut sejalan dengan perjalanan Aisyiyah yang selama lebih dari satu abad menjalankan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kontribusi organisasi perempuan Muhammadiyah itu, menurutnya, tampak melalui bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi perempuan, pelayanan sosial, hingga kegiatan kemanusiaan.
Ia menilai kiprah tersebut menunjukkan bahwa gerakan dakwah tidak hanya diwujudkan melalui ceramah atau pengajian, tetapi juga melalui pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Husnul Aqib juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan lembaga pendidikan yang dikelola Aisyiyah, khususnya Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) di Sidokumpul.
“Kalau saya bandingkan dengan sekitar 12 tahun yang lalu, TK ABA sekarang jauh lebih baik. Ini menunjukkan bahwa Aisyiyah Ranting Sidokumpul terus bergerak, terus berbenah, dan terus meningkatkan kualitas pendidikannya,” ucapnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang perlu terus dilakukan agar lembaga pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah mampu menjawab perkembangan zaman sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain menyoroti peran organisasi, Husnul Aqib juga mengingatkan pentingnya keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan anak. Ia menyampaikan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan akhlak anak sejak usia dini.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi, penggunaan media digital, hingga pergaulan yang semakin terbuka memerlukan perhatian dan pendampingan dari keluarga.
“Rumah adalah madrasah pertama bagi anak. Orang tua wajib hadir mendampingi, mengawasi, dan memberikan keteladanan. Jangan sampai pendidikan karakter hanya dibebankan kepada sekolah, sementara di rumah anak kehilangan perhatian dan bimbingan,” ujar Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.
Melalui pesannya, Husnul Aqib mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun generasi yang memiliki karakter, akhlak, dan kepedulian sosial. Baginya, nilai-nilai yang diajarkan dalam hadis tentang pentingnya menjadi “tangan di atas” tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan memberi secara materi, tetapi juga menghadirkan manfaat melalui kepedulian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments