Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara pelepasan siswa Angkatan IV Tahun Ajaran 2026/2027 SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik.
Dalam momen yang menjadi penanda berakhirnya perjalanan enam tahun di bangku sekolah dasar tersebut, Kepala SD Muhammadiyah 1 Driyorejo menyampaikan pesan mendalam kepada para siswa yang diibaratkannya sebagai “pemilik kompas” dalam perjalanan kehidupan mereka, Rabu (11/06/2026).
Pelepasan ini terhadiri siswa, orang tua, guru, pengurus dari Pimpinan Cabang Muhamadiyah Aisyiyah Driyorejo, dan tamu undangan.
Jaga Arah dan Tujuan Hidup
Kepala SD Mudri, Debbie Chintya Rose SPd, mengajak para lulusan untuk terus menjaga arah dan tujuan hidup di tengah berbagai tantangan yang akan dihadapi pada jenjang pendidikan berikutnya.
“Kalian adalah Pemilik Kompas. Selama 6 tahun di SD Mudri ini, kami tidak hanya mengisi kepala kalian dengan rumus dan hafalan. Kami titipkan satu benda penting yakni KOMPAS” ucapnya dengan suara yang mulai terdengar berat.
“Jarum Kompas adalah akhlak dan iman kalian. Jarum kompas selalu menunjuk ke utara, tidak peduli kotaknya digoyang-goyang” terang Debbie.
“Anak-anakku sekalian semua adalah pemilik kompas. Kompas itu akan menunjukkan arah ke mana kalian melangkah. Namun, yang menentukan perjalanan tetaplah diri kalian sendiri. Pegang erat nilai-nilai agama, akhlak yang baik, dan ilmu yang telah kalian pelajari selama di sekolah ini” pesannya.
Menurutnya, setiap siswa memiliki kompas yang berbeda-beda berupa cita-cita, impian, bakat, dan potensi yang telah Allah SWT anugerahkan.
Karena itu, ia berharap para siswa tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengubah arah menuju masa depan yang lebih baik.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik semata, melainkan juga oleh karakter, kedisiplinan, kejujuran, dan semangat untuk terus belajar.
Nilai-nilai tersebut telah ditanamkan selama para siswa menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo.
Dengan mengusung tema “Learn Today, Lead Tomorrow”, sambutan tersebut mendapat perhatian penuh dari para siswa dan wali murid.
Sepenggal Kenangan Angkatan IV
Tak sedikit yang tampak terharu ketika kepala sekolah mengenang berbagai perjalanan dan prestasi yang telah diraih bersama Angkatan IV selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Sepenggal memori yang ia sampaikan adalah ketika Angkatan IV ini harus sekolah dengan sistem daring (dalam jejering) pada masa pandemi Covid 19.
“Angkatan IV ini istimewa karena sudah melalui banyak fase pembelajaran. Mulai sekolah daring, ANBK, kurikulum merdeka, hingga pertama merasakan adanya TKA (Tes Kemampuan Akademik)” imbuhnya.
Tampil anggun dan menawan, 40 siswa Angkatan IV ini hadir dengan mengenakan gamis berwarna putih dengan jilbab coklat untuk siswa perempuan dan stelan jas hitam dengan dasi coklat untuk siswa laki-laki.
Acara berlangsung sejak pukul 07.00 WIB bersama Izzatun Nafsy SPd dan Alfionita Kusumawardhani SSi SPd Gr sebagai pemandu acara.
Terlaksana di Hall Notredam Wisata Bukit Mas, Surabaya, acara pelepasan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan kreatif siswa dari tim ekstrakurikuler tari, angklung dan Tapak Suci.
Selain itu, ada juga pemberian penghargaan kepada siswa terbaik berprestasi, serta prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat. Momen ini menjadi simbol berakhirnya satu perjalanan sekaligus awal langkah baru menuju masa depan.
Dengan penuh optimisme, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo melepas para lulusannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Harapannya, para “pemilik kompas” ini mampu menjaga arah hidupnya, berani menggapai cita-cita, dan kelak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments