Kwartir Daerah (Kwarda) dan Dewan Sughli Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Blitar menggelar rapat koordinasi di kawasan Ngusri, Gandusari, Kabupaten Blitar, pada hari Rabu (8/7/2026). Pertemuan yang berlangsung sejak pagi hingga selesai siang tersebut diikuti sekitar 15 peserta sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun langkah strategis pengembangan Hizbul Wathan di Kabupaten Blitar.
Rapat diselenggarakan di kawasan pinggir sungai dekat Pos 1 HGU Ngusri, Dusun Sandangrejo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi alam yang banyak dikunjungi masyarakat karena memiliki aliran sungai yang jernih, suasana sejuk, serta dikelilingi pepohonan rindang.
Hamparan bebatuan alami dan udara pegunungan yang segar menjadikan kawasan ini kerap dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi keluarga, berkemah, hingga kegiatan organisasi yang membutuhkan suasana tenang dan nyaman.
Dengan konsep lesehan di bawah pepohonan yang teduh, seluruh peserta mengikuti rapat dalam suasana penuh keakraban namun tetap serius membahas berbagai agenda organisasi.
Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Blitar, Mukiman Aljazairy, S.Ag., membuka rapat sekaligus mengajak seluruh peserta memperkuat sinergi antar pengurus.
“Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi. Semoga kita bisa istiqomah mengadakan pertemuan dan kegiatan rutin. Silakan saling memberikan masukan demi kemajuan Hizbul Wathan Kabupaten Blitar,” ujar Mukiman.
Di penghujung kegiatan, Mukiman menutup rapat dengan harapan seluruh hasil koordinasi dapat segera ditindaklanjuti melalui program nyata.
Semangat Kepanduan
Sementara itu, Supriono memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat dalam mengembangkan gerakan kepanduan Hizbul Wathan.
“Alhamdulillah kita bisa hadir di sini. Semoga semuanya tetap semangat. Jika masing-masing qobilah sudah memiliki pelatih, maka juga bisa menjadi pemantau. Misalnya saat upacara, setiap petugas harus benar-benar siap dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Setiap kader juga bisa memilih bidang petugas yang paling diminati,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan pengumpulan informasi terbaru sebagai bahan pengembangan organisasi.
“Kalau ada informasi baru perlu dikumpulkan. Kalau belum dianggap, tidak masalah. Yang penting kita tetap bergerak. Merasa muda maka raganya juga ikut semangat muda,” katanya.
Dalam penyampaian yang diselingi pengalaman pribadi, Supriono mengungkapkan pesannya.
“Saya pernah tes kecerdasan. Normalnya kecerdasan di angka 0,7, namun saat ini saya menurun di angka 0,4. Tetapi hal itu justru menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang,” tuturnya.
Menurutnya, Hizbul Wathan Kabupaten Blitar harus terus dikembangkan melalui kader-kader yang mampu memotivasi diri sendiri dan berdamai dengan diri sendiri.
“Semoga kita semua semakin semangat, semakin bermanfaat, dan terus berkembang,” ujarnya.
Pentingnya Gerakan Kepanduan
Berikutnya arahan dari Gunawan menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat gerakan kepanduan.
“Namanya gerakan ya harus bergerak. Itulah yang dinantikan oleh qobilah. Kwarda juga mempunyai tugas memberikan pendidikan kepada seluruh kader,” katanya.
Ia menambahkan bahwa di tengah berbagai kesibukan, para penggerak Hizbul Wathan harus tetap cerdik dan cerdas dalam mengelola waktu agar kegiatan kepanduan terus berjalan.
“Dikdasmen meminta kepanduan diaktifkan kembali. Yang digunakan bukan istilah Pramuka, tetapi kepanduan. Karena itu maksimalkan seluruh kegiatan yang ada,” jelasnya.
Gunawan juga mengajak seluruh peserta mulai mempersiapkan berbagai agenda organisasi yang akan datang.
“Persiapan juga harus dilakukan untuk menghadapi Musyawarah Wilayah Hizbul Wathan dan Musyawarah Daerah Hizbul Wathan berikutnya. Tetap semangat, Fastabiqul Khairat,” pungkasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Kwarda dan Dewan Sughli Hizbul Wathan Kabupaten Blitar berharap terbangun komunikasi yang semakin kuat, program yang lebih terarah, serta semangat kebersamaan dalam mengembangkan kepanduan Muhammadiyah agar semakin aktif, bermanfaat, dan berkemajuan di Kabupaten Blitar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments