Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kader Hizbul Wathan Ikuti FGD Perlindungan Anak Muhammadiyah Jawa Timur

Iklan Landscape Smamda
Kader Hizbul Wathan Ikuti FGD Perlindungan Anak Muhammadiyah Jawa Timur
Hizbul Wathan SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Ikuti FGD Gerakan Bersama Muhammadiyah–Aisyiyah Peduli Anak Dalam Peringatan Hari Anak Nasional (Achmad Fachri Syawal Alfarizi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Perwakilan Komunitas Hizbul Wathan Qobilah SMA Muhammadiyah 10 Surabaya mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Gerakan Bersama Muhammadiyah–Aisyiyah Peduli Anak yang diselenggarakan di Gedung Pimpinan Muhammadiyah–Aisyiyah Jawa Timur, Surabaya, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang bertujuan menghimpun aspirasi generasi muda sekaligus memperkuat partisipasi mereka dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Komunitas Hizbul Wathan Qobilah SMA Muhammadiyah 10 Surabaya diwakili oleh Achmad Fachri Syawal, Afarizi Rahmania Putri Achmad, dan Lintang Banyu Samudra. Mereka mengikuti diskusi bersama peserta dari berbagai komunitas serta organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Timur.

Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai persoalan yang masih dihadapi anak, antara lain perundungan, kekerasan terhadap anak, serta pentingnya penyediaan ruang yang aman untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Seluruh peserta diajak mengidentifikasi persoalan melalui pendekatan “Aku Tahu, Aku Lihat, dan Aku Akan.” Melalui metode tersebut, peserta terlebih dahulu memetakan informasi yang mereka ketahui mengenai persoalan anak (Aku Tahu), mengamati kondisi yang terjadi di lingkungan sekitar (Aku Lihat), kemudian merumuskan langkah yang dapat dilakukan untuk merespons persoalan tersebut (Aku Akan).

Setelah sesi tersebut, peserta dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi yang masing-masing membahas tema berbeda terkait perlindungan dan pemenuhan hak anak. Hasil pembahasan setiap kelompok kemudian dipresentasikan di hadapan seluruh peserta sebagai bahan pertukaran gagasan dan masukan.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta menyusun sejumlah aspirasi yang direncanakan akan disampaikan kepada kementerian terkait serta pimpinan Muhammadiyah pada kegiatan lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Aspirasi tersebut memuat berbagai usulan mengenai perlindungan anak, pemenuhan hak anak, serta upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak.

SMPM 5 Pucang SBY

Achmad Fachri Syawal, salah seorang peserta dari Komunitas Hizbul Wathan Qobilah SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, menilai forum tersebut memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pandangan mengenai persoalan anak.

“Melalui FGD ini kami belajar melihat persoalan anak dari berbagai sudut pandang sekaligus menyampaikan gagasan yang dapat diterapkan di lingkungan sekitar. Kami berharap aspirasi yang telah disusun dapat menjadi masukan bagi para pemangku kebijakan,” ujarnya.

Sementara itu, Afarizi Rahmania Putri Achmad mengatakan kegiatan tersebut mendorong peserta untuk tidak hanya memahami persoalan, tetapi juga memikirkan langkah nyata yang dapat dilakukan.

“Pendekatan ‘Aku Tahu, Aku Lihat, dan Aku Akan’ membuat kami tidak berhenti pada identifikasi masalah, tetapi juga diajak merumuskan tindakan yang dapat dilakukan sesuai kapasitas kami sebagai pelajar,” tuturnya.

Keikutsertaan Komunitas Hizbul Wathan Qobilah SMA Muhammadiyah 10 Surabaya dalam FGD tersebut menjadi bagian dari partisipasi pelajar Muhammadiyah dalam forum diskusi mengenai perlindungan anak sekaligus penyusunan aspirasi yang akan disampaikan pada rangkaian peringatan Hari Anak Nasional. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 15/07/2026 22:59
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu