Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kado Ramadan MPM Muhammadiyah untuk Difabel dan JATAM

Iklan Landscape Smamda
Kado Ramadan MPM Muhammadiyah untuk Difabel dan JATAM
Kado Ramadan MPM Muhammadiyah untuk Difabel dan JATAM, Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah memberikan Kado Ramadan kepada berbagai kelompok dampingan, mulai dari komunitas difabel hingga Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) dalam kegiatan yang digelar pada Ahad (8/3/2026).

Agenda yang berlangsung di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut diikuti lebih dari 600 peserta yang terdiri dari kelompok dampingan serta keluarga penerima manfaat.

Lebih dari 600 Peserta Hadiri Kegiatan

Kegiatan Kado Ramadan ini diikuti berbagai kelompok binaan MPM PP Muhammadiyah yang selama ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Sebanyak sebelas kelompok dampingan menerima bantuan tersebut, di antaranya Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM), KSP Bank Difabel Ngaglik, JATAM Bejen (TelorMoe), Gading, Gerkatin, kelompok petani dan UKM Gula Semut Kokap, UMKM Ngoro-oro Gunungkidul, Pengolahan Sampah Mardiko, Asongan, hingga komunitas Becak Pabelan.

Pemberdayaan untuk Menciptakan Kemandirian

Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin menjelaskan bahwa proses pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk mengurangi ketergantungan sekaligus menciptakan kemandirian melalui berbagai kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, program pemberdayaan yang dilakukan Muhammadiyah telah mendorong sejumlah kelompok dampingan bertransformasi menjadi komunitas yang lebih mandiri.

“Beberapa dampingan Muhammadiyah melalui MPM sudah mulai bertransformasi menjadi kelompok-kelompok yang mandiri. Salah satunya dibuktikan dengan kesadarannya untuk berbagi kepada saudara-saudaranya dengan memberikan zakat dan sedekah melalui LAZISMU PP,” kata Yamin.

Berakar dari Gerakan Al Ma’un

Yamin menjelaskan bahwa gerakan pemberdayaan yang dilakukan Muhammadiyah memiliki kesinambungan dengan semangat gerakan Al Ma’un yang pernah dicontohkan oleh pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan.

Gerakan tersebut bertujuan untuk menghidupkan daya angkat dan daya ungkit masyarakat agar mampu mencapai keberdayaan dan kemandirian secara berkelanjutan.

Tidak hanya menyasar masyarakat petani dan masyarakat miskin di perkotaan, MPM PP Muhammadiyah juga melakukan pemberdayaan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Salah satunya melalui program penyediaan akses air bersih di Nusa Tenggara Timur serta pemberdayaan masyarakat Suku Warmon Kokoda di Sorong, Papua Barat yang sebelumnya hidup secara nomaden.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Sekarang mereka sudah menjadi kampung yang modern yang diakui oleh pemerintah desa sehingga mereka lebih bisa mandiri dan bertransformasi dari sebelumnya nomaden menjadi kampung yang berkemajuan,” jelas Yamin.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Muhammadiyah tersebut juga mendapat apresiasi dari Wakil Rektor UMY, Faris Al Fadhat.

Menurutnya, langkah yang dilakukan MPM PP Muhammadiyah merupakan bentuk nyata kehadiran Muhammadiyah dalam mendampingi masyarakat dhuafa dan mustadh’afin.

“Di tengah isu ekonomi yang tidak menentu dan mengancam masyarakat lapisan bawah, gerakan Muhammadiyah melalui MPM ini menjadi aksi nyata dalam memberdayakan umat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA), UMY juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung gerakan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Persyarikatan Muhammadiyah.

Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Apresiasi juga disampaikan oleh PT Danone Indonesia yang diwakili Karyanto Wibowo. Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi yang terjalin dengan MPM PP Muhammadiyah selama tiga tahun terakhir memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat.

“Kami melihat selama tiga tahun bekerja bersama, kolaborasi yang luar biasa dengan dampak yang signifikan. Kami berharap ke depan kerja sama antara sektor swasta dan MPM dapat terus diperkuat,” tuturnya.

Kegiatan Kado Ramadan ini terlaksana melalui kolaborasi antara MPM PP Muhammadiyah, Lazismu Pusat, UMY, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Madrasah Mu’allimin, PT Danone Indonesia, ICMI DIY, ISEI DIY, Maybank Syariah, dan Zurich Syariah.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡