Sekolah Inspiratif SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM) dan outbound di Hotel Newstar Trawas, Mojokerto, 30 September–1 Oktober 2026.
Kegiatan yang mengangkat tema Membangun Jiwa Pemimpin Sejak Dini dengan Semangat Islami ini diikuti seluruh murid kelas 5 dan 6 SDM Limas dengan didampingi ustadz dan ustadzah.
Sesuai rundown LDKM dan outbound, seluruh peserta berkumpul di sekolah pukul 06.30 WIB. Peserta kemudian berangkat menuju lokasi kegiatan pada pukul 07.30 WIB.
Setibanya di lokasi, seluruh peserta berkumpul di lapangan Hotel Newstar Trawas, Mojokerto, untuk mengikuti pembukaan LDKM dan outbound bersama trainer outbound Bamama Trawas.
Mationo, MA, Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas), dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerja sama ustadz dan ustadzah panitia pelaksana LDKM dan outbound, tim trainer outbound Bamama Trawas Mojokerto, serta seluruh peserta dari kelas 5 dan 6 SDM Limas.
“Semoga kalian semua setelah mengikuti kegiatan ini menjadi kader pemimpin masa depan yang penuh semangat dan berdedikasi tinggi, berakhlak mulia dan bertanggungjawab dimasa depan.” Ungkap ustadz Yono panggilan akrabnya sambil tersenyum bangga.
Usai pembukaan yang dipandu Ustadz Dimyati, kegiatan dilanjutkan dengan outbound game perjuangan wawasan kebangsaan. Setelah itu, peserta makan bersama dan melaksanakan shalat jamak berjamaah Dhuhur dan Ashar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi pembinaan kader IPM KIDS SDM Limas. Setelah itu, peserta mengikuti rolling game yang terdiri dari puzzle buta, pin ball, palang A, jaring laba-laba, temukan aku, flying fox, dan kaki tangan.
Setelah mengikuti outbound bersama tim trainer Bamama Trawas, seluruh peserta membersihkan diri dan makan malam. Selanjutnya, mereka melaksanakan shalat jamak berjamaah Maghrib dan Isya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan H Suri Marzuki, SE, Ketua PCM Wiyung. Materi tersebut mengangkat tema Motivasi Kiat Sukses Menjadi Anak Hebat.
Abah Suri Marzuki, panggilan akrabnya, mengajak seluruh peserta memahami arti menjadi seorang anak hebat sebagai calon pemimpin masa depan.
“Kiat sukses menjadi anak hebat ada 3 senjata rahasia yaitu akidah kuat, akhlak mulia, dan semangat penolong. Mari kita bongkar 5 langkahnya yaitu habit, empati, belajar, akhlak terpuji, dan taat pada orang tua dan guru.” Seru Abah Suri dengan penuh semangat.
Materi selanjutnya disampaikan Ferry Yudi Antonis Saputro, M.Pd.I, Sekretaris PCM Wiyung. Materi yang disampaikan berkaitan dengan Karakteristik Pemimpin Pelajar Muhammadiyah.
Ustadz Ferry memulai materi dengan menceritakan kisah KH Ahmad Dahlan saat berjuang merumuskan organisasi Muhammadiyah.
“Anak-anakku, di pundak kalian tidak hanya ada pada tas sekolah, tapi ada nasib umat. Di SD Muhammadiyah 15 kalian tidak didik untuk menjadi pengikut, tapi jadi Tentara Allah (Jundullah) yang memimpin dengan Al Qur’an di tangan kanan dan teknologi di tangan kiri.” Seru ustadz Ferry panggilan akrabnya sambil tersenyum.
Ia kemudian menjelaskan empat pilar pemimpin Qur’ani, yaitu Shidiq, Amanah, Tabligh, dan Fatonah.
“Sedangkan pemimpin Robanni adalah pemimpin yang berorientasi kepada ridho Allah Subhanallahu Wataala dan tidak sekedar dipuji manusia. Sedangkan akhlak Robbani karakter sang gentleman of Allah yaitu rendah hati atau tawadhu, tegas dalam prinsip, lembut dalam sikap, dan disiplin ibadah.” Imbuh ustadz Ferry.
Di samping itu, ada juga 4 pemimpin Qur’ani di antaranya dzikir power, skill of influence, digital literacy, dan service leadership.
“The leader’s oath, Anak-anakku SD Muhammadiyah 15 Surabaya adalah kawah candradimuka. Keluarlah dari sekolah ini bukan hanya membawa ijazah, tapi bawalah tongkat kepemimpinan yang berakhlak Rabbani.” Tambah ustadz Ferry.
Setelah materi tersebut, seluruh peserta beristirahat di kamar hotel masing-masing. Keesokan harinya, kegiatan diawali dengan shalat Subuh berjamaah dan tadarus Al-Qur’an.
Setelah itu, peserta berganti pakaian olahraga untuk mengikuti senam bersama dan dilanjutkan dengan makan pagi.
Usai makan pagi, kegiatan dilanjutkan dengan outbound kompetisi game yang terdiri dari ontong bolong, follow the leader, telur naga, switch race, dan tegakkan bendera.
Peserta kemudian mengikuti kegiatan renang dan membersihkan diri. Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara penutupan, makan siang, dan check out dari Hotel Newstar Trawas sebelum seluruh peserta kembali ke Surabaya.
Danesha Assyifatu Haifa, murid kelas 6 SDM Limas, mengaku senang dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut dengan baik.
“LDKM dan Outbound tahun ini kita senang sekali ustadz, karena ini kegiatan terakhir kami selama sekolah di SDM Limas, semoga pengalaman berharga ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita semua.” Ungkap Danesha panggilan akrabnya yang juga menjadi ketua umum IPM KIDS SDM Limas tahun 2025-2026.





0 Tanggapan
Empty Comments