Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KB TK ABA Paiton Jadi Lokasi Kunjungan Program Pendidikan Inklusif

Iklan Landscape Smamda
KB TK ABA Paiton Jadi Lokasi Kunjungan Program Pendidikan Inklusif
KB TK ABA Paiton Jadi Lokasi Kunjungan Program Pendidikan Inklusif (Ismiatul Maula/PWMU.CO)
pwmu.co -

KB TK ABA Paiton, Kabupaten Probolinggo, menerima kunjungan lapangan dari jajaran Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Kedutaan Besar Australia, serta Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah pada Selasa (23/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program pendidikan inklusif di lembaga pendidikan anak usia dini tersebut.

Rombongan yang hadir terdiri atas Sekretaris Umum PP Aisyiyah Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, M.Si., Direktur Keluarga, Pengasuhan, Perempuan, dan Anak Bappenas Qurrota Ayun, S.Si., M.P.H., beserta jajaran. Turut hadir perwakilan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, Elena Martin Avila selaku First Secretary dan Kate Shanahan selaku Team Leader Inklusi.

Kedatangan rombongan disambut Sekretaris Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur Dr. Nur Mukarromah, S.KM., M.Kes., Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Probolinggo Lasminingsih, serta guru dan tenaga kependidikan KB TK ABA Paiton.

Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu wilayah sasaran Program Inklusi atau Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif. Dalam pilar pendidikan, PP Aisyiyah memberikan amanah kepada KB TK ABA Paiton untuk menjalankan program sekolah ramah anak dan ramah disabilitas.

KB TK ABA Paiton Jadi Lokasi Kunjungan Program Pendidikan Inklusif
KB TK ABA Paiton Jadi Lokasi Kunjungan Program Pendidikan Inklusif (Ismiatul Maula/PWMU.CO)

Pada kunjungan tersebut, rombongan meninjau kegiatan pembelajaran dan pendampingan anak berkebutuhan khusus yang belajar bersama peserta didik lainnya. Para pendidik mendampingi anak-anak sesuai kebutuhan belajar mereka dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.

Sekretaris Umum PP Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, menyampaikan bahwa pendidikan inklusif merupakan bagian dari upaya memberikan layanan pendidikan kepada seluruh anak tanpa membedakan kondisi fisik maupun kognitif.

SMPM 5 Pucang SBY

“Ruh dari program inklusi ini adalah memanusiakan manusia,” tegas Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, M.Si. “Kepedulian tidak bisa diajarkan hanya lewat teori, ia harus dihidupkan lewat tindakan. Di KB TK ABA Paiton, kita melihat bagaimana Aisyiyah hadir meruntuhkan dinding pembatas (stigma) itu. Anak-anak umum belajar berempati sejak dini, sementara anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan ruang aman untuk tumbuh dengan percaya diri.”

Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana fisik bagi anak berkebutuhan khusus. Pendidikan inklusif juga memerlukan penerimaan, pendampingan, serta lingkungan belajar yang memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk mengikuti proses pembelajaran.

Dalam kegiatan tersebut, Elena Martin Avila dan Kate Shanahan mengamati suasana pembelajaran di KB TK ABA Paiton. Mereka juga berdiskusi dengan pengelola sekolah mengenai pelaksanaan pendidikan inklusif dan pendampingan anak berkebutuhan khusus.

Kunjungan lapangan diakhiri dengan diskusi mengenai keberlanjutan program pengasuhan, perlindungan perempuan, dan pemenuhan hak anak disabilitas. Diskusi tersebut juga membahas kemungkinan pengembangan praktik pendidikan inklusif di lembaga pendidikan lainnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 24/06/2026 19:34
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu