Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Ketika Kemarau Mengajak Kita Merapatkan Saf

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Ketika Kemarau Mengajak Kita Merapatkan Saf
Foto: AP Photo
BANNER RSI AISYIYAH MALANG

Kita datang bukan hanya sebagai individu yang membutuhkan pertolongan Allah. Kita datang sebagai bagian dari masyarakat yang saling membutuhkan.

Barangkali, inilah salah satu makna penting kebersamaan dalam agama. Ibadah tidak membuat kita menjauh dari persoalan manusia. Sebaliknya, ibadah semestinya membuat kita semakin peka terhadap penderitaan di sekitar kita.

Allah berfirman dalam Surah al-Ma’idah ayat 2 agar manusia saling menolong dalam kebajikan dan ketakwaan.

Perintah itu terasa relevan ketika krisis datang. Kita tidak cukup hanya memikirkan bagaimana menyelamatkan diri sendiri. Kita juga harus memikirkan mereka yang menghadapi kesulitan lebih berat.

Air yang semakin langka semestinya menumbuhkan kepedulian, bukan perebutan. Kemarau semestinya menggerakkan solidaritas, bukan membuat kita sibuk menyelamatkan kepentingan masing-masing.

Sebab, ujian kehidupan sering kali memperlihatkan siapa kita sebenarnya. Apakah kesulitan membuat kita semakin peduli, atau justru semakin egoistis?

***

Di sinilah organisasi keagamaan memiliki peran penting. Muhammadiyah, bersama organisasi keagamaan lainnya, mempunyai jaringan masjid, sekolah, pesantren, kampus, dan komunitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jaringan itu merupakan kekuatan sosial yang besar.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Gerakan salat istiska dapat menjadi momentum untuk menyatukan umat dalam doa sekaligus membangun kesadaran ekologis.

Dari masjid, pesan tentang pentingnya menjaga air bisa disebarluaskan. Dari sekolah dan kampus, kepedulian terhadap lingkungan bisa ditanamkan. Dari komunitas, solidaritas kepada warga terdampak kekeringan bisa diwujudkan.

Memohon hujan tidak berarti berhenti berikhtiar. Berdoa kepada Allah tidak berarti mengabaikan tanggung jawab manusia.

Justru karena meyakini Allah sebagai Pencipta, manusia semestinya semakin bertanggung jawab terhadap ciptaan-Nya.

Bumi bukan sekadar tempat kita tinggal. Ia adalah ruang kehidupan yang harus dijaga. Air bukan hanya sumber daya yang bisa digunakan sesuka hati. Ia menopang kehidupan manusia dan makhluk lainnya.

Al-Qur’an mengingatkan dalam Surah ar-Rum ayat 41 bahwa kerusakan telah tampak di darat dan di laut akibat perbuatan tangan manusia. Ayat ini mengajak kita bercermin.

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 23/10/2026 10:21
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu