Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Penjual Hasil Bumi hingga Sekda, Kisah Akhmad Sugiharto Warnai Wisuda ke-121 UMM

Iklan Landscape Smamda
Dari Penjual Hasil Bumi hingga Sekda, Kisah Akhmad Sugiharto Warnai Wisuda ke-121 UMM
Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak
pwmu.co -

Kisah inspiratif datang dari Akhmad Sugiharto dalam pergelaran Wisuda ke-121 Universitas Muhammadiyah Malang. Di hadapan ribuan lulusan, ia membagikan perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan—dari berjualan hasil bumi hingga kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak.

Akhmad mengawali perjalanannya sebagai mahasiswa Teknik Sipil UMM pada tahun 1991. Ia merantau ke Malang dengan kondisi ekonomi terbatas. Bagi dirinya, kuliah bukan sekadar mengejar nilai akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter.

Ia aktif berorganisasi dan memilih tinggal di lingkungan yang membuatnya berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ujian terbesar datang setelah lulus pada 1997, ketika berbagai lamaran kerja ditolak.

Dalam kondisi tersebut, ia sempat berjualan hasil bumi untuk bertahan hidup. Namun, berkat kerja keras, doa orang tua, serta ketekunan, ia berhasil lolos seleksi CPNS pada tahun 1998 dari titik nol.

Puncak kariernya terjadi pada 2010 saat ia mencetuskan inovasi pembangunan jalan beton (rigid pavement) di Demak. Inovasi ini terbukti lebih tahan lama dibandingkan aspal konvensional dan kemudian diadopsi oleh berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Pendidikan sejati di UMM adalah tentang belajar cara beradaptasi, bertahan di tengah kondisi yang sulit, serta membangun mentalitas pantang menyerah. Lulusan UMM harus memiliki ketahanan mental yang tangguh saat menghadapi realitas di lapangan. Jangan lupa untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan ingatlah bahwa kesuksesan sejati diukur dari seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan kepada orang lain, bukan semata-mata dari tingginya jabatan,” tegasnya.

Keberhasilan Akhmad dinilai sejalan dengan sistem pendidikan UMM yang terus berkembang. Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Thohir Luth, menyoroti program Center of Excellence (CoE) sebagai ekosistem penting dalam membekali mahasiswa menghadapi dunia nyata.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Kehadiran program CoE ini menjadi bukti nyata bahwa UMM telah melaju dan terus berkembang secara pesat. Inovasi ini tidak hanya bertujuan membekali mahasiswa untuk memenangkan ketatnya persaingan di tingkat global, tetapi juga wujud nyata kontribusi Muhammadiyah dalam menghadirkan kebaikan bagi umat, bangsa, dan negara saat mereka terjun ditengah masyarakat,”ungkapnya.

Rektor UMM, Nazaruddin Malik, menegaskan komitmen kampus dalam mencetak generasi thrivers—individu yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang di tengah tekanan.

Ia mendorong lulusan UMM untuk menjadi new collar workers yang adaptif, kolaboratif, dan melek teknologi.

“Pegang teguh semboyan student today, leaders tomorrow. Jangan hanya mengandalkan kecerdasan di atas kertas. Jadilah pembelajar tangguh yang siap menciptakan lapangan kerja produktif. Anggaplah UMM sebagai ibu kandung kedua kalian, jaga terus ikatan batin ini. Dengan bekal ketahanan mental, kemampuan kolaboratif, dan landasan takwa kepada Allah SWT, melangkahlah dengan penuh percaya diri menyongsong masa depan,” pesannya.

Kisah Akhmad Sugiharto menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh titik awal, melainkan oleh ketekunan, keberanian, dan kemampuan beradaptasi. UMM pun terus berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh dan berdaya saing tinggi.

Revisi Oleh:
  • Satria - 23/04/2026 14:34
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡