Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Kelompok 60 melaksanakan program kerja perdananya bertajuk Akar (Aksi Tanam Bersama) di Desa Jati, Kecamatan Tarokan, Kediri pada Senin, (27/7/2026).
Berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) desa setempat, mereka membagi dan menanam 70 bibit cabai dan 20 bibit pepaya guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan warga.
Penanggung Jawab (PJ) Program Kerja AKAR, Mediana Iskandar, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk mengajak masyarakat, pemerintah desa, hingga berbagai organisasi di Desa Jati untuk bersama-sama melestarikan lingkungan sekitar.
“Kami ingin masyarakat dapat ikut melindungi, merawat, dan membudidayakan kembali tanaman di lingkungannya. Semoga hasil dari bibit yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan dinikmati langsung manfaatnya oleh warga,” ujar Mediana.
Sinergi dengan Program Dasawisma dan Pokja 3 PKK
Kehadiran mahasiswa KKN P mendapatkan sambutan hangat dan dukungan penuh dari TP PKK Desa Jati.
Program AKAR dinilai sangat sejalan dengan visi PKK, khususnya Kelompok Kerja (Pokja) 3 dan program Dasawisma yang menganjurkan setiap rumah warga memiliki kawasan hijau mandiri di pekarangannya.
Ketua TP PKK Desa Jati, Ani, menuturkan bahwa sebelumnya pihak PKK memang telah merencanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti jahe dan kunyit menggunakan media polybag di halaman rumah warga.
“Berhubung ada kegiatan dari KKN yang membawa bibit cabai dan pepaya, kami bersyukur karena ini saling melengkapi program kami. Kami jadi bisa ikut terjun menanam pohon bersama dan bisa rutin mengontrol serta merawat tanaman tersebut,” ungkap Ani.
Edukasi Perawatan Tanaman Berkelanjutan
Mahasiswa KKN inginkan kerja sama warga untuk merawat bibit yang telah dibagikan. Pun juga Ani yang berpesan secara khusus kepada ibu-ibu PKK dan warga penerima bibit agar bersungguh-sungguh dalam memelihara tanaman pemberian mahasiswa KKN tersebut.
“Karena kegiatan ini sudah dijembatani oleh teman-teman KKN, sebisa mungkin tanaman tersebut dirawat dengan baik. Semoga tanamannya bisa tumbuh subur, lekas muncul cabainya, dan memberikan hasil panen yang membawa kebaikan bagi warga,” tutup Ani.
Ketua Pokja 3, Murtiani, turut menambahkan bahwa sinergi penanaman tanaman produktif ini juga akan didokumentasikan sebagai bentuk pendukung bagi kegiatan PKK desa yang akan dilombakan nantinya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments