Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Koperasi Syariah Khairu Ummah Gelar Baitul Arqam Karyawan di Momentum Ramadan

Iklan Landscape Smamda
Koperasi Syariah Khairu Ummah Gelar Baitul Arqam Karyawan di Momentum Ramadan
Koperasi Syariah Khairu Ummah Gelar Baitul Arqam Karyawan di Momentum Ramadan, Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Koperasi Syariah Khairu Ummah menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam bagi karyawan pada 7–8 Maret 2026 sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan budaya kerja berbasis nilai-nilai syariah dan ideologi Muhammadiyah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada momentum Ramadan ini diikuti seluruh karyawan dari berbagai unit dan cabang, sekaligus menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia setelah organisasi menjalankan sejumlah langkah transformasi dalam beberapa tahun terakhir.

Bagi Koperasi Syariah Khairu Ummah, Baitul Arqam tidak sekadar menjadi agenda pembinaan rutin, tetapi juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi strategis untuk menyatukan arah gerak organisasi.

Transformasi Organisasi Butuh Kesadaran Kolektif

Ketua Pengurus Koperasi Syariah Khairu Ummah, Pepi Januar Pelita, menjelaskan bahwa transformasi organisasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan sistem dan struktur, tetapi juga membutuhkan penyelarasan kesadaran kolektif seluruh karyawan.

Menurutnya, tanpa kesatuan visi dan budaya kerja yang kuat, perubahan organisasi berpotensi menimbulkan ketidaksinkronan dalam pelaksanaan operasional.

“Perubahan struktur bisa berjalan cepat, tetapi perubahan kesadaran memerlukan proses konsolidasi yang serius. Karena itu, Baitul Arqam ini menjadi ruang untuk menyatukan kembali visi, nilai, dan arah kerja seluruh karyawan,” ujar Pepi yang juga dosen di Universitas Muhammadiyah Bogor Raya.

Ia menegaskan bahwa koperasi ingin mendorong perubahan paradigma kerja karyawan, dari sekadar menjalankan rutinitas administratif menjadi bekerja dengan kesadaran sebagai amanah dan bagian dari ibadah profesional.

Penguatan Konsolidasi Organisasi

Baitul Arqam tahun ini mengangkat tema “Momentum Ramadan sebagai Penguatan Konsolidasi: Satu Arah, Satu Standar, Satu Ekosistem.” Tema tersebut menekankan pentingnya keselarasan visi, standar layanan, serta budaya kerja di seluruh unit dalam ekosistem Koperasi Syariah Khairu Ummah.

Ramadan dipilih sebagai momentum pelaksanaan karena dipandang sebagai waktu yang tepat untuk melakukan refleksi spiritual sekaligus memperkuat integritas dalam bekerja.

Melalui kegiatan ini, koperasi menekankan empat fokus utama, yakni peneguhan identitas koperasi sebagai amal usaha Muhammadiyah, penyatuan budaya kerja lintas unit, penguatan disiplin terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta penyusunan rencana aksi yang dapat diimplementasikan oleh setiap unit kerja.

Integrasi Ideologi dan Profesionalisme

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi materi yang mengintegrasikan aspek ideologis dan profesional dalam pengelolaan koperasi syariah.

Materi yang disampaikan antara lain mengenai implementasi nilai tauhid Muhammadiyah dalam ekosistem Khairu Ummah, penguatan integritas dan amanah kerja, pembangunan budaya kerja pasca spin-off organisasi, serta pentingnya kepatuhan terhadap SOP dan prinsip syariah dalam operasional koperasi.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi kelompok, studi kasus, serta penyusunan rencana aksi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing unit kerja.

Pembelajaran Partisipatif

Berbeda dengan pelatihan konvensional yang bersifat satu arah, Baitul Arqam ini menggunakan pendekatan pembelajaran partisipatif dengan metode microlearning. Materi disampaikan dalam segmen-segmen singkat yang dilanjutkan dengan diskusi kelompok serta sesi tanya jawab.

Pendekatan tersebut dirancang agar kegiatan tetap efektif meskipun dilaksanakan pada bulan Ramadan ketika peserta sedang menjalankan ibadah puasa.

Dengan metode ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kondisi kerja yang dihadapi sehari-hari.

Komitmen Penguatan Budaya Kerja

Untuk memastikan efektivitas kegiatan, panitia juga menerapkan mekanisme evaluasi melalui pre-test dan post-test. Evaluasi ini dilakukan untuk memetakan pemahaman awal peserta sekaligus mengukur peningkatan pemahaman setelah seluruh materi selesai disampaikan.

Selain itu, peserta juga diminta menyampaikan refleksi mengenai perubahan konkret yang akan dilakukan dalam pekerjaan setelah mengikuti kegiatan Baitul Arqam.

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta meneguhkan komitmen bersama untuk menjalankan nilai-nilai amanah, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam setiap aktivitas kerja.

Manajemen berharap kegiatan ini dapat memperkuat integritas organisasi sekaligus membangun budaya kerja yang lebih disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi anggota.

Melalui konsolidasi sumber daya manusia yang kuat, Koperasi Syariah Khairu Ummah optimistis dapat terus berkembang sebagai lembaga ekonomi umat yang profesional, amanah, dan berkelanjutan.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡