Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lestarikan Permainan Tradisional, KKN MAs Kenalkan Permainan Lompat Tali Karet

Iklan Landscape Smamda
Lestarikan Permainan Tradisional, KKN MAs Kenalkan Permainan Lompat Tali Karet
Lestarikan Permainan Tradisional, KKN MAs Kenalkan Permainan Lompat Tali Karet. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 94 mengenalkan permainan tradisional lompat tali dari karet kepada anak-anak di TPQ Nurul Huda, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, pada Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa yang bertujuan mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak di tengah perkembangan teknologi dan semakin dekatnya anak-anak dengan perangkat digital.

Kegiatan diawali dengan pengenalan permainan lompat tali kepada anak-anak. Mahasiswa menjelaskan cara membuat, bermain, serta mengajak anak-anak untuk mencoba permainan secara langsung.

Anak-anak dibagi dalam beberapa kelompok dan secara bergantian mengikuti permainan. Suasana kegiatan berlangsung meriah karena anak-anak terlihat antusias mencoba permainan yang mungkin belum pernah mereka mainkan sebelumnya.

Santi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) yang menjadi bagian dari KKN MAs Kelompok 94, menyampaikan bahwa pengenalan permainan tradisional dilakukan karena semakin banyak anak yang lebih mengenal permainan melalui gadget dibandingkan permainan yang dilakukan secara langsung bersama teman-temannya.

“Kegiatan ini kami kenalkan kepada anak-anak karena sekarang permainan tradisional sudah mulai jarang dikenal. Anak-anak lebih banyak beralih ke gadget, sehingga kami ingin mengenalkan kembali permainan lompat tali agar mereka bisa bermain bersama, bergerak aktif, dan mengenal permainan yang menjadi bagian dari budaya kita,” ujarnya.

Menurut Santi, permainan tradisional seperti lompat tali tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat melatih aktivitas fisik, keseimbangan, ketangkasan, serta kerja sama antar pemain.

Anak-anak juga dapat berinteraksi secara langsung dengan teman-temannya sehingga kegiatan bermain tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari KKN MAs, yaitu program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah yang dilaksanakan melalui kolaborasi mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) seluruh Indonesia.

SMPM 5 Pucang SBY

Pada tahun 2026, pelaksanaan KKN MAs ditempatkan di wilayah Malang Raya dan diikuti oleh 59 kampus PTMA, dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai host pelaksanaan kegiatan.

Lestarikan Permainan Tradisional, KKN MAs Kenalkan Permainan Lompat Tali Karet
Lestarikan Permainan Tradisional, KKN MAs Kenalkan Permainan Lompat Tali Karet. (Istimewa/PWMU.CO)

KKN MAS Kelompok 94 sendiri terdiri atas mahasiswa yang berasal dari beberapa PTMA. Keberagaman latar belakang perguruan tinggi tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam pelaksanaan program karena mahasiswa dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Namun, pada kegiatan hari ini, mahasiswa secara khusus memfokuskan kegiatan pada pengenalan permainan tradisional lompat tali kepada anak-anak TPQ Nurul Huda.

Mahasiswa berharap kegiatan sederhana tersebut dapat menjadi alternatif aktivitas bermain yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak-anak.

Antusiasme anak-anak terlihat ketika mereka mulai mencoba melompat melewati tali karet secara bergantian. Beberapa anak yang awalnya belum mengetahui cara bermain kemudian mulai mengikuti arahan mahasiswa dan mencoba bersama teman-temannya. Kegiatan berlangsung dalam suasana santai, penuh tawa, dan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MAs Kelompok 94 berharap permainan tradisional tidak semakin terlupakan di tengah perkembangan teknologi.

Pengenalan kembali permainan lompat tali diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk lebih aktif bergerak, berinteraksi dengan teman sebaya, serta mengenal berbagai permainan tradisional yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.(*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu