Belajar tentang ekosistem tidak lagi hanya melalui penjelasan di dalam kelas. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 Universitas Muhammadiyah Gresik menghadirkan Eco Box, media pembelajaran yang membantu siswa mengenali berbagai lingkungan ekosistem secara lebih konkret.
Media tersebut diperkenalkan kepada siswa SDN Sawo dan MI Manbaul Ulum di Desa Sawo, Mojokerto, Selasa (19/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Kelompok 3 Universitas Muhammadiyah Gresik dalam mendukung proses pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan.
Eco Box dirancang untuk membantu siswa memahami materi ekosistem melalui gambaran berbagai lingkungan beserta komponen yang terdapat di dalamnya. Dengan media tersebut, siswa tidak hanya menerima materi melalui penjelasan, tetapi juga dapat mengamati representasi ekosistem secara langsung.
Dalam Eco Box terdapat enam jenis ekosistem, yaitu sawah, hutan, padang rumput, gurun, laut, dan danau.
Setiap ekosistem menampilkan karakteristik serta komponen biotik dan abiotik yang berbeda. Siswa diajak mengenali berbagai tumbuhan dan hewan, sekaligus memahami keberadaan air, tanah, udara, cahaya matahari, serta komponen lain yang terdapat dalam suatu lingkungan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian ekosistem dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Setelah itu, mahasiswa KKN Kelompok 3 memperkenalkan Eco Box serta menjelaskan berbagai bagian yang terdapat di dalam media pembelajaran tersebut.
Para siswa kemudian mendapat kesempatan untuk mengamati Eco Box secara langsung dan berdiskusi mengenai komponen yang terdapat pada masing-masing ekosistem.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengamati berbagai bentuk ekosistem yang disajikan, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, hingga menghubungkan materi yang dipelajari dengan lingkungan di sekitar mereka.
Salah satu guru SDN Sawo, Latifah, S.Pd.SD, menilai penggunaan media pembelajaran konkret dapat membantu siswa memahami materi dengan cara yang lebih menarik.
“Dengan adanya Eco Box, siswa dapat melihat gambaran ekosistem secara lebih nyata sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik. Media seperti ini juga dapat membantu siswa lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran,” ujarnya.
Melalui pengenalan Eco Box, mahasiswa KKN Kelompok 3 Universitas Muhammadiyah Gresik berharap media tersebut dapat menjadi salah satu alternatif yang dimanfaatkan dalam pembelajaran IPAS, khususnya materi ekosistem.
Media ini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih aktif mengamati, bertanya, dan berdiskusi, sekaligus memahami pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.
Pembuatan dan pengenalan Eco Box menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN Kelompok 3 Universitas Muhammadiyah Gresik terhadap pengembangan pendidikan di Desa Sawo.
Melalui media pembelajaran yang sederhana dan edukatif, mahasiswa berupaya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para siswa.
Kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi siswa, guru, dan sekolah. Di sisi lain, pengalaman ini juga menjadi bagian dari proses mahasiswa KKN Kelompok 3 dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan serta berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui bidang pendidikan.





0 Tanggapan
Empty Comments