Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola digital organisasi.
PDM Surabaya sukses merampungkan migrasi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (e-KTAM) dan pendataan SatuMu di seluruh tingkat Cabang hingga mencapai angka 100 persen.
Capaian strategis ini tidak sekadar menempatkan basis data warga Muhammadiyah Surabaya sebagai salah yang terlengkap.
Melainkan juga berpotensi mengukuhkan Surabaya sebagai kontingen dengan jumlah massa muktamirin terbanyak pada Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Sumatera Utara mendatang.
Fondasi Tertib Administrasi
Poin penting tersebut mengemuka dalam agenda Silaturrahim dan Turun Rembug (Turba) PDM Kota Surabaya untuk wilayah Surabaya Pusat.
Kegiatan konsolidasi ini bertempat di Gedung SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Minggu (20/9/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pleno PDM Surabaya serta pimpinan dari tujuh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).
Rinciannya meliputi PCM Krembangan selaku tuan rumah, didampingi PCM Genteng, PCM Tegalsari, PCM Bubutan, PCM Asem Rowo, PCM Sawahan, dan PCM Semampir.
Bendahara PDM Kota Surabaya, Musa Abdullah, memaparkan bahwa keberhasilan penghimpunan data 100 persen via SatuMu dan migrasi e-KTAM merupakan fondasi kokoh untuk mewujudkan tertib administrasi sekaligus memperkuat soliditas organisasi.
”Validitas data ini mengantarkan Surabaya sebagai basis data terbesar sekaligus potensi massa muktamirin terbanyak secara nasional,” tegas Ustadz Musa, sapaan akrabnya, di hadapan para peserta turba.
Mobilitas Muktamar
Menyambung kesiapan menyongsong perhelatan akbar tingkat nasional tersebut, H Hasan Cholis SE memaparkan strategi mobilitas warga Persyarikatan Muhammadiyah Surabaya.
”PDM Surabaya telah merancang perencanaan matang, termasuk menyiapkan keberangkatan bersama menggunakan transportasi udara (pesawat) demi kenyamanan dan efisiensi perjalanan warga Muhammadiyah Surabaya menuju arena Muktamar ke-49 di Sumut” ujar Hasan.
Selain mobilitas muktamar, rangkaian turba ini juga mematangkan konsolidasi program dakwah serta peningkatan layanan umat hingga tingkat ranting.
Ketua Panitia Milad Muhammadiyah wilayah Surabaya sekaligus Ketua Majelis Tabligh PDM Surabaya, Imam Sapari, turut memaparkan semarak persiapan menyambut Milad ke-114 Muhammadiyah.
Forum strategis ini juga diisi dengan sosialisasi CRM Awards oleh Bapak Jahja Sholahuddin guna memotivasi peningkatan tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan ranting.
Penguatan di sektor lembaga dan media turut disosialisasikan secara paralel, mencakup program BBMT-Mu, KBIHU-Mu, hingga optimalisasi peran TVMu Jatim 1 sebagai pilar dakwah visual Persyarikatan.
Melalui konsolidasi yang mengedepankan akurasi data digital, efisiensi mobilitas, serta penguatan dakwah, PDM Surabaya optimistis seluruh agenda strategis Persyarikatan dapat terimplementasi secara sinergis hingga akar rumput.





0 Tanggapan
Empty Comments