Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siapkan Pemimpin Muda, LDKI SMK Models Dorong Siswa Kuasai Public Speaking dan Personal Branding

Iklan Landscape Smamda
Siapkan Pemimpin Muda, LDKI SMK Models Dorong Siswa Kuasai Public Speaking dan Personal Branding
pwmu.co -

Kemampuan public speaking dan personal branding menjadi bekal penting bagi siswa untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mempersiapkan mental kepemimpinan.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Islam (LDKI) yang digelar SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models), Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026).

Pelatihan yang berlangsung di Ballroom Ed Hotel SMK Models tersebut digelar pukul 12.45–14.30 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian LDKI yang dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengembangan potensi diri.

Secara keseluruhan, LDKI SMK Models dibagi menjadi dua rangkaian utama. Pertama, Diklat Ruang yang berlangsung selama dua hari, 16–17 September 2026, di Ballroom Ed Hotel SMK Models.

Kedua, Diklat Alam yang dilaksanakan pada 19–20 September 2026 di Gerbang Raung, Jambewangi, Sempu.

Pada sesi Diklat Ruang, kegiatan menghadirkan Maulana Affandi, S.S. sebagai pemateri. Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Rogojampi yang kini sedang menempuh studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut membagikan strategi membangun kepercayaan diri melalui komunikasi publik yang efektif serta pembentukan karakter diri yang kuat.

Dalam paparannya, Maulana Affandi, S.S. menjelaskan bahwa keberanian berbicara di depan umum harus diawali dengan pemahaman yang matang terhadap materi yang akan disampaikan.

Menurutnya, seseorang akan jauh lebih percaya diri ketika benar-benar menguasai hal yang sedang dibicarakan.

Selain kecakapan public speaking, Maulana juga menekankan pentingnya bagi setiap siswa untuk mulai membangun personal branding.

Ia menyampaikan bahwa setiap individu terlahir dengan kelebihan masing-masing. Karena itu, siswa yang saat ini merasa belum menonjol secara akademis bukan berarti tidak memiliki potensi.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurut Maulana, kondisi tersebut bisa menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenali sekaligus menggali kemampuan unik yang ada dalam dirinya.

“Tidak ada manusia yang bukan siapa-siapa,” tegas Maulana. “Semua manusia itu tercipta diberi karunia kebaikan, apapun itu. Tidak ada selalu buruk dan tidak ada selalu baik, pasti ada sisi baiknya, ada sisi positifnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa personal branding yang baik tidak sama dengan pencitraan semu atau berpura-pura menjadi sempurna.

Sebaliknya, identitas diri yang kuat perlu dibangun secara jujur berdasarkan kelebihan dan karakter asli. Dengan demikian, personal branding tidak menjadi beban bagi seseorang di kemudian hari.

Bagi siswa yang merasa memiliki rekam jejak atau kesan kurang baik pada masa lalu, Maulana mengingatkan bahwa persepsi tersebut masih dapat diubah melalui konsistensi dalam menunjukkan aksi positif.

Melalui seluruh rangkaian materi, baik yang disampaikan di Ballroom Ed Hotel SMK Models maupun kegiatan di Gerbang Raung, para peserta diharapkan tidak hanya berani tampil dan berbicara di depan publik.

Para siswa juga diharapkan mampu memetakan potensi diri secara positif serta membangun citra diri yang baik.

Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya calon pemimpin masa depan yang mampu memberikan dampak positif bagi diri sendiri, sekolah, organisasi, maupun masyarakat luas.

Revisi Oleh:
  • Satria - 20/09/2026 23:45
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu