Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember Kelompok 25 melaksanakan program rebranding terhadap UMKM Dapur Bu Zaen di Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kamis (6/8/2026). Program ini bertujuan memperkuat identitas usaha sekaligus meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan citra merek dan promosi digital.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada pelaku UMKM agar memiliki identitas usaha yang lebih kuat serta mampu memanfaatkan media promosi secara optimal di era digital.
Selain mendukung pengembangan usaha lokal, program ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi desa.
Sebelum melakukan proses rebranding, mahasiswa KKN terlebih dahulu melaksanakan survei usaha dan wawancara bersama pemilik Dapur Bu Zaen.
Tahapan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik usaha, potensi yang dimiliki, sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi dalam memperluas jangkauan pemasaran.
Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, mahasiswa kemudian menyusun strategi penguatan identitas usaha yang sesuai dengan kebutuhan UMKM.
Program pendampingan meliputi pembuatan ulang logo sebagai identitas visual yang lebih modern dan mudah dikenali masyarakat, pembuatan serta pemasangan banner promosi, dokumentasi dan fotografi produk, hingga pengembangan konten media sosial yang telah dimiliki Dapur Bu Zaen.
Seluruh hasil desain kemudian diserahkan kepada pemilik usaha agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam mendukung kegiatan promosi.
Dapur Bu Zaen sendiri merupakan UMKM yang memproduksi berbagai jajanan tradisional, seperti bikang, onde-onde, dan pastel. Selain itu, usaha ini juga menawarkan aneka roti dan kue, di antaranya roti bluder, bol, kue ban, serta karamel.
Tidak hanya itu, Dapur Bu Zaen juga melayani pembuatan custom cake sesuai kebutuhan pelanggan serta menyediakan layanan snack box untuk berbagai kegiatan dan acara.
Pemilik Dapur Bu Zaen menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember.
“Saya berharap ke depannya Dapur Bu Zaen memiliki tempat produksi yang lebih luas sehingga kapasitas produksi dapat meningkat dan produk kami bisa menjangkau pelanggan yang lebih banyak,” ungkap Bu Zaen.
Sementara itu, Koordinator Desa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Kelompok 25, Jefri Danuarta, menjelaskan bahwa program rebranding disusun berdasarkan kebutuhan nyata pelaku UMKM di Desa Wonosari.
“Kami berharap hasil rebranding ini dapat membantu Dapur Bu Zaen memiliki identitas usaha yang lebih kuat sehingga lebih mudah dikenal masyarakat. Semoga logo, banner, serta penguatan promosi digital yang telah dibuat dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung perkembangan usaha,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Kelompok 25 tidak hanya menghadirkan inovasi dalam aspek promosi dan identitas visual, tetapi juga membangun kolaborasi yang saling menguatkan antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM.
Sinergi tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Diharapkan, kemitraan seperti ini mampu menjadi langkah nyata dalam memperkuat UMKM lokal agar semakin mandiri, berdaya saing, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments