Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gadingrejo, Kota Pasuruan, Ahad (7/6/2026), menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan pesan dakwah kemanusiaan, ketahanan keluarga, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Gading Permai, Kelurahan Gadingrejo, tersebut diikuti kader, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur organisasi kemasyarakatan.
Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, acara ini dihadiri Hj. Fitri Ismarida Nawawi, S.H., M.H., ibunda Wakil Wali Kota Pasuruan; Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Pasuruan Dr. Hj. Emilis Setyawati; Ketua PCA Gadingrejo Hj. Indria Mawaddah, S.Ag.; perwakilan Forkopimcam Gadingrejo; pengurus PKK; tokoh masyarakat; serta kader dan simpatisan Aisyiyah.
Dakwah Menyentuh Aspek Sosial dan Kemanusiaan
Ketua PCA Gadingrejo, Hj. Indria Mawaddah, S.Ag., menyampaikan bahwa gerakan Aisyiyah terus berupaya menghadirkan dakwah yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Menurutnya, dakwah tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga mencakup persoalan sosial dan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
“Perdamaian tidak akan terwujud secara utuh apabila di sekitar kita masih terdapat kelaparan, ketidakadilan, kebodohan, dan berbagai bentuk kekerasan. Karena itu, dakwah kemanusiaan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai program sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PCA Gadingrejo merupakan bagian dari upaya membangun kehidupan yang harmonis mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan milad tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Lazismu dan para donatur.
Kader Diajak Memperkuat Ketahanan Keluarga
Dalam sambutannya, Ketua PDA Kota Pasuruan, Dr. Hj. Emilis Setyawati, mengajak para kader untuk memahami keterkaitan antara berbagai persoalan global dan kehidupan masyarakat di tingkat lokal.
Ia mencontohkan bahwa konflik yang terjadi di sejumlah wilayah dunia dapat berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat, termasuk kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Ketika terjadi gejolak global, dampaknya bisa kita rasakan sampai di dapur rumah tangga. Karena itu, kader Aisyiyah harus menjadi teladan dalam membangun ketahanan pangan keluarga, salah satunya dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.
Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat membantu keluarga menghadapi perubahan kondisi ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian rumah tangga.
Pentingnya Keharmonisan dalam Keluarga
Sementara itu, Hj. Fitri Ismarida Nawawi, S.H., M.H., menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan keluarga sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.
Ia menilai peran seorang ibu memiliki kontribusi besar dalam membangun ketahanan keluarga. Hubungan yang dilandasi sikap saling menghormati dan menghargai antara suami dan istri, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengendalikan emosi dan menghindari konflik yang tidak perlu dalam kehidupan keluarga. Sikap saling memahami dan menghargai dinilai dapat menciptakan suasana yang lebih tenteram di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dimeriahkan Senam, Bazar, dan Layanan Kesehatan
Selain rangkaian sambutan, peringatan Milad ke-109 Aisyiyah juga diisi dengan senam Aisyiyah dan Senam Anugerah yang diikuti peserta kegiatan.
Panitia juga menghadirkan bazar produk kuliner dan usaha mikro yang dikelola Majelis Ekonomi Aisyiyah, Lazismu, serta santri Pondok Pesantren SPEAM. Selain itu, tersedia layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan oleh tamu undangan dan warga sekitar.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta mendapatkan ruang untuk memperkuat silaturahmi, mengikuti layanan sosial, serta memperoleh berbagai pesan mengenai dakwah kemanusiaan, ketahanan keluarga, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments