Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

MoU Bukan Pajangan, SMK Milan dan SMK Mutu Gondanglegi Siapkan Kolaborasi Vokasi

Iklan Landscape Smamda
MoU Bukan Pajangan, SMK Milan dan SMK Mutu Gondanglegi Siapkan Kolaborasi Vokasi
MoU yang berlangsung di Gedung SMK Mutu Gondanglegi, Kabupaten Malang. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMK Muhammadiyah Tulangan (SMK Milan) dan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK Mutu) bukan sekadar seremoni. Kesepakatan yang berlangsung di Gedung SMK Mutu Gondanglegi, Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026), menjadi pijakan awal untuk memperkuat sinergi pendidikan vokasi Muhammadiyah.

Kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam pembelajaran, sekaligus relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Kedua sekolah sepakat membangun jejaring untuk saling berbagi praktik baik, mengembangkan inovasi, dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

Kepala SMK Muhammadiyah Tulangan, Amalia Nur Faizah, S.Pd.I., mengatakan kolaborasi menjadi salah satu strategi penting bagi sekolah untuk terus berkembang. Menurutnya, sekolah tidak dapat berjalan sendiri jika ingin menghadirkan pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa depan.

“Kolaborasi menjadi kekuatan bagi sekolah untuk terus berkembang. Melalui penandatanganan MoU ini, kami ingin membangun sinergi dengan SMK Mutu Gondanglegi dalam berbagi praktik baik, inovasi pembelajaran, serta pengembangan program-program unggulan,” ujarnya.

Amalia berharap kerja sama tersebut memberikan manfaat konkret, baik bagi guru maupun peserta didik. Lebih dari sekadar pertukaran pengalaman, sinergi antarsekolah diharapkan mampu mendorong lahirnya lulusan yang unggul, berkarakter Islami, dan memiliki kesiapan menghadapi perubahan.

“Nota kesepahaman itu menjadi landasan bagi kedua sekolah untuk mengembangkan sejumlah program bersama,” tandasnya.

Dia lalu menjelaskan ruang lingkupnya, antara lain penguatan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi guru, pertukaran praktik baik, pengembangan model pembelajaran, serta kegiatan akademik dan nonakademik.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurut Amalia, kemitraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas ruang belajar sekolah.

“Pengalaman dan inovasi tidak hanya diperoleh dari lingkungan internal, tetapi juga dapat tumbuh melalui jejaring dan kolaborasi dengan sekolah lain,” ujarnya.

Pendekatan tersebut, sebut dia, menjadi penting dalam pendidikan vokasi. Perubahan kebutuhan industri berlangsung cepat sehingga sekolah dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, dan terus belajar.

“Karena itu, kerja sama SMK Milan dan SMK Mutu Gondanglegi diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Kesepakatan tersebut perlu diterjemahkan menjadi program yang terukur dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh guru dan peserta didik,” papar Amalia.

Sinergi kedua sekolah sekaligus menunjukkan pentingnya membangun ekosistem pendidikan vokasi Muhammadiyah yang saling menguatkan.

Dengan berbagi pengalaman, mengembangkan inovasi, dan memperluas jejaring, kedua sekolah optimistis dapat meningkatkan mutu pendidikan serta menyiapkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 05/08/2026 17:02
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu