Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PCIM Britania Raya dan Irlandia Bawa Islam Berkemajuan ke Panggung Internasional

Iklan Landscape Smamda
PCIM Britania Raya dan Irlandia Bawa Islam Berkemajuan ke Panggung Internasional
Pengurus PCIM Britania Raya dan Irlandia di Kedutaan Besar Republik Indonesia London. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia memperkuat sinergi dengan perwakilan diplomatik Indonesia melalui silaturahim dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris, Irlandia, dan IMO, Desra Percaya, di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahim. Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat peran diaspora Muhammadiyah sekaligus meneguhkan komitmen PCIM Britania Raya dan Irlandia untuk memperkenalkan Islam Indonesia yang moderat dan berkemajuan di tengah masyarakat internasional.

Silaturahim juga dilakukan menjelang Pengukuhan Pengurus PCIM Britania Raya dan Irlandia periode 2026–2028 yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.

Desra Percaya menyambut baik kunjungan PCIM Britania Raya dan Irlandia. Dalam pertemuan tersebut, ia didampingi Konselor Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI London Jepri Edi, Sekretaris I Yaohar Erza Arighi, serta Sekretaris II Bella Ziva Nurmansyah.

Desra menegaskan keterbukaan KBRI London untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat Indonesia yang berada di Britania Raya dan Irlandia.

Menurutnya, diaspora Indonesia memiliki posisi strategis. Tidak hanya menjadi bagian dari masyarakat di negara tempat tinggal, diaspora juga dapat berkontribusi membawa nama baik dan memberikan manfaat bagi Indonesia.

Pesan tersebut sejalan dengan agenda PCIM Britania Raya dan Irlandia yang berupaya menjadikan diaspora Muhammadiyah sebagai bagian dari kekuatan masyarakat Indonesia di luar negeri.

Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia Ince Dian Aprilyani Azir memaparkan sejumlah program kerja kepengurusan periode 2026–2028. Agenda tersebut meliputi penguatan organisasi, pengembangan dakwah, serta program sosial yang berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat Indonesia di Britania Raya dan Irlandia.

“Ini tentu merupakan langkah sinergi bersama, sekaligus sebagai upaya kami mengenalkan wajah Islam wasathiyah kepada komunitas lokal di Inggris,” tutur Ince Dian.

Dia menjelaskan, langkah tersebut sekaligus menjadi kelanjutan dari keterlibatan PCIM Britania Raya dan Irlandia sebagai anggota Dewan Muslim Inggris atau Muslim Council of Britain (MCB).

Bagi PCIM, keberadaan Muhammadiyah di Inggris bukan hanya tentang membangun komunitas internal. Lebih dari itu, organisasi tersebut ingin menghadirkan praktik Islam Indonesia yang moderat, inklusif, dan berkemajuan dalam kehidupan masyarakat multikultural.

“PCIM Britania Raya dan Irlandia berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan Persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bersama organisasi dan komunitas Muslim Indonesia di Inggris.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurut Ince Dian, kolaborasi menjadi penting karena komunitas Muslim Indonesia memiliki potensi besar untuk memperkenalkan karakter Islam Indonesia kepada masyarakat internasional.

Sinergi antarkomunitas juga diharapkan memperkuat representasi umat Islam Indonesia dalam berbagai ruang kemasyarakatan di Inggris. Dengan demikian, diaspora tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktor yang ikut membangun hubungan sosial dan budaya antara Indonesia dan Inggris.

Dalam audiensi tersebut, PCIM Britania Raya dan Irlandia juga memperkenalkan kepanitiaan Pengukuhan Pengurus periode 2026–2028.

Izzudin Al Faras dipercaya sebagai Ketua Panitia Pengukuhan. Ia memiliki pengalaman memimpin penyelenggaraan Kibar Gathering 2026, salah satu agenda besar komunitas Muslim Indonesia di Inggris.

Sementara itu, Syahirul Alim Ritonga dipercaya sebagai Wakil Ketua Panitia. Sebelumnya, ia memimpin penyelenggaraan Indonesian Scholars International Convention (ISIC) 2026 yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom (PPI UK).

Pengalaman keduanya dalam mengelola kegiatan berskala besar menjadi modal penting untuk memastikan agenda pengukuhan berjalan dengan baik.

Keterlibatan kader dari berbagai jaringan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya membangun jembatan antara Muhammadiyah, komunitas Muslim, pelajar, akademisi, dan diaspora Indonesia di Britania Raya.

Pertemuan PCIM Britania Raya dan Irlandia dengan KBRI London memperlihatkan bahwa peran organisasi diaspora dapat bergerak melampaui aktivitas internal. Muhammadiyah membawa agenda dakwah, pendidikan, sosial, kebudayaan, sekaligus penguatan jejaring masyarakat Indonesia di luar negeri.

Sinergi dengan KBRI diharapkan dapat terus berkembang dalam berbagai bidang, mulai dari penguatan kader diaspora, dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan hingga diplomasi kebudayaan dan keislaman.

Bagi PCIM Britania Raya dan Irlandia, momentum ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan Islam berkemajuan di ruang global: berakar pada nilai-nilai keislaman, terbuka terhadap dialog, serta aktif memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Pertemuan di KBRI London pun menjadi penanda bahwa diaspora Muhammadiyah ingin mengambil peran lebih besar—bukan hanya sebagai warga Indonesia di luar negeri, tetapi sebagai duta nilai-nilai Islam Indonesia yang damai, moderat, dan berkemajuan. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 16/08/2026 19:07
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu