Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyusunan Aturan Kerja Pegawai dan Karyawan AUM Persyarikatan PCM Tulangan yang digelar di Kantor PCM Tulangan, Kompleks SMP Muhammadiyah 5 (SMP Mulia) Tulangan, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua beserta jajaran PCM Tulangan, Majelis Tabligh, serta menghadirkan sejumlah narasumber dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo. Agenda tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sistem manajemen sumber daya manusia yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kemajuan Persyarikatan.
Dalam sambutan iftitahnya, Ketua PCM Tulangan, Abdillah Adhie, menegaskan bahwa penyusunan aturan kerja bukan sekadar menyusun regulasi administratif. Lebih dari itu, aturan tersebut merupakan bentuk kepedulian PCM Tulangan terhadap kesejahteraan, kepastian hukum, serta kenyamanan para guru dan tenaga kependidikan yang mengabdi di seluruh AUM Pendidikan PCM Tulangan.
“Semangat PCM Tulangan adalah menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh guru serta karyawan selama mengabdikan diri di Amal Usaha Muhammadiyah. Aturan kerja yang baik akan menjadi pedoman bersama dalam membangun budaya kerja yang profesional sekaligus memberikan perlindungan terhadap hak dan kewajiban seluruh pegawai,” ujar Abdillah Adhie.
Untuk menghasilkan regulasi yang komprehensif, PCM Tulangan menghadirkan sejumlah narasumber dari PDM Sidoarjo, yakni Dr. Taufikqurrahman, M.Ag., Imam Mahfudzi, S.Ag., Ikhsan, S.Ag., M.Si., dan Wigatiningsih, M.Pd. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan mampu memberikan masukan, koreksi, serta penguatan terhadap substansi aturan kerja yang akan diterapkan.
Menurut Abdillah Adhie, berbagai masukan dari para narasumber akan menjadi fondasi penting dalam menyempurnakan regulasi yang direncanakan mulai diberlakukan pada awal Tahun Pelajaran 2026/2027.
“Masukan dari para narasumber sangat berharga untuk memperkuat aturan yang akan diterapkan di seluruh AUM Pendidikan PCM Tulangan sehingga memiliki dasar yang kuat, selaras dengan nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah, mengikuti perkembangan dunia pendidikan modern, dan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar Persyarikatan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Abdillah Adhie juga menjelaskan bahwa PCM Tulangan saat ini membina lima Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan, yaitu SD Muhammadiyah 8 Tulangan (SD Muhdelta), SD Kreatif Muhammadiyah 2 Tulangan, SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (SMP Mulia), SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, dan SMK Muhammadiyah 3 Tulangan.
Menurutnya, kelima lembaga tersebut merupakan bagian penting dari dakwah Muhammadiyah melalui bidang pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang seragam, profesional, dan berkeadilan.
Sementara itu, Wakil Ketua PDM Sidoarjo, Dr. Taufikqurrahman, M.Ag., mengapresiasi langkah progresif PCM Tulangan. Menurutnya, hingga saat ini PCM Tulangan menjadi salah satu cabang Muhammadiyah yang memiliki perhatian serius terhadap pembenahan tata kelola organisasi melalui penyusunan aturan kerja bagi pegawai AUM.
“Saya bersyukur dapat hadir dalam agenda yang sangat strategis ini. PCM Tulangan menjadi salah satu PCM yang memiliki perhatian besar terhadap pembenahan aturan kerja AUM. Ini merupakan langkah maju dalam membangun organisasi yang semakin profesional,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh AUM Pendidikan di bawah naungan PCM Tulangan nantinya wajib mematuhi aturan kerja yang telah disepakati bersama. Kepatuhan terhadap regulasi tersebut diyakini akan menciptakan budaya kerja yang disiplin, harmonis, serta memberikan kepastian bagi seluruh pegawai maupun institusi.
Pembahasan aturan kerja dilaksanakan secara intensif dalam dua sesi rapat, yakni pada Senin (6/7/2026) dan Kamis (9/7/2026). Seluruh pasal berhasil dibahas dan diselesaikan sebagai dasar penyusunan regulasi yang akan segera diberlakukan.
Melalui penyusunan aturan kerja ini, PCM Tulangan berharap lahir regulasi yang mampu menjadi pedoman bersama dalam pengelolaan sumber daya manusia di seluruh AUM Pendidikan.
Dengan semangat kolaborasi antara PCM Tulangan dan PDM Sidoarjo, Persyarikatan Muhammadiyah Tulangan optimistis mampu membangun tata kelola AUM yang semakin modern, humanis, profesional, serta berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan sehingga menjadi contoh pengelolaan pendidikan Muhammadiyah yang unggul di Kabupaten Sidoarjo. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments