Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PD IPM dan PC IPNU-IPPNU Kota Kediri Gelar Seminar Kesehatan Mental, Libatkan 200 Pelajar

Iklan Landscape Smamda
PD IPM dan PC IPNU-IPPNU Kota Kediri Gelar Seminar Kesehatan Mental, Libatkan 200 Pelajar
kolaborasi pd ipm kota kediri bersama pc ipnu-ippnu kota kediri menggelar seminar talkshow
pwmu.co -

Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Kediri berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kota Kediri menggelar seminar dan talk show bertajuk “Sinergi Pelajar: Kolaborasi Melawan Stigma, Mewujudkan Lingkungan Sehat Jiwa”, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Dinas Pendidikan Kota Kediri tersebut diikuti lebih dari 200 pelajar dari berbagai sekolah di Kota Kediri. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Acara dibuka secara resmi dengan kehadiran sejumlah tokoh penting Kota Kediri, di antaranya Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri, Ibnu Qowim, Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi NasDem, Choirudin Mustofa, Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Golkar, Imam Wihdan Zarkasyi, serta Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah, legislatif, organisasi kepemudaan, dan organisasi pelajar menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya peningkatan kesadaran kesehatan mental di kalangan pelajar.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus perwakilan PD IPM Kota Kediri, Katon Ken Aryo Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan kolaborasi antarorganisasi pelajar melalui pembentukan Poros Pelajar.

Menurutnya, wadah tersebut diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi, inovasi, dan kontribusi aktif pelajar dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“Poros Pelajar dibentuk sebagai salah satu wadah bagi para pelajar di Kota Kediri untuk berkolaborasi, berinovasi, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah maupun bangsa. Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan yang akan menentukan terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ungkap Katon Ken Aryo Nugroho.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan bebas stigma terhadap isu kesehatan mental.

Menurutnya, pelajar memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu membangun budaya saling mendukung di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sementara itu, Ibnu Qowim menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara IPM dan IPNU-IPPNU yang mengangkat isu kesehatan jiwa di kalangan pelajar.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai langkah nyata membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya kesehatan mental dalam proses pendidikan.

Dukungan juga disampaikan Choirudin Mustofa dan Imam Wihdan Zarkasyi yang mengajak para pelajar untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang positif, produktif, dan peduli terhadap sesama.

Setelah sesi seminar dan seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan talk show interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang.

SMPM 5 Pucang SBY

Ibnu Qowim memaparkan strategi yang dapat dilakukan pelajar dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Kota Kediri.

Ia menekankan pentingnya pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Sesi berikutnya diisi oleh Imadatus Sa’adati, M.Psi. yang menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan mental secara tepat.

Ia mengajak pelajar untuk mengenali kondisi diri, mengelola emosi dengan baik, serta tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi tekanan maupun permasalahan psikologis.

Sebagai penutup, Galuh Ekky Floreantiara menyampaikan perspektif generasi muda dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan mental di lingkungan pelajar.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang sehat, dukungan teman sebaya, dan keberanian mencari solusi saat menghadapi persoalan pribadi maupun sosial.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Diskusi yang interaktif serta materi yang relevan dengan kehidupan pelajar menjadikan kegiatan berlangsung meriah dan penuh manfaat.

Seminar dan talk show ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi lintas organisasi pelajar dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan semakin memahami pentingnya kesehatan mental serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Dengan partisipasi lebih dari 200 pelajar dan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini menjadi bukti kuat bahwa pelajar Kota Kediri siap membangun lingkungan yang sehat, inklusif, dan menyongsong Indonesia Emas 2045.

Revisi Oleh:
  • Satria - 22/06/2026 08:49
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu