Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ponpes Al-Ishlah Terapkan Pendidikan 24 Jam, Santri Dibina Ilmu, Akhlak, dan Kemampuan 2 Bahasa

Iklan Landscape Smamda
Ponpes Al-Ishlah Terapkan Pendidikan 24 Jam, Santri Dibina Ilmu, Akhlak, dan Kemampuan 2 Bahasa
Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah dan Ketua STIQSI Lamongan, Drs. KH. Agus Salim Syukran M.Pd.I (Tengah) saat hadir menyambut wali santri baru. (Gondo Waloyo/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, menerapkan sistem pendidikan berbasis pesantren selama 24 jam sebagai ciri khas pembinaan santri. Melalui sistem ini, santri tidak hanya mengikuti pendidikan formal di sekolah, tetapi juga mendapatkan pembinaan ibadah, akhlak, karakter, serta kemandirian secara terpadu dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Hal tersebut disampaikan Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah yang juga Ketua STIQSI Lamongan, Drs. KH. Agus Salim Syukran, M.Pd.I., saat acara Silaturahim Wali Santri Baru Kelas VII SMP Muhammadiyah 12 dan Kelas X MA Al-Ishlah, Sabtu (4/7/2026).

Di hadapan sekitar 700 wali santri, KH. Agus Salim menjelaskan bahwa seluruh peserta didik diwajibkan tinggal di lingkungan pesantren (mukim). Dengan demikian, proses pendidikan berlangsung secara menyeluruh selama 24 jam, mencakup pembelajaran akademik, pembiasaan ibadah, pembentukan karakter, hingga pengembangan potensi diri.

“Semua peserta didik di Pondok Al-Ishlah mengikuti proses belajar di sekolah formal sekaligus pembinaan kehidupan pesantren selama 24 jam,” ujarnya.

Saat ini Ponpes Al-Ishlah membina tiga jenjang pendidikan formal, yakni SMP Muhammadiyah 12 dengan 1.130 siswa, MA Al-Ishlah sebanyak 906 siswa, serta STIQSI Al-Ishlah yang memiliki sekitar 100 mahasiswa. Seluruh mahasiswa STIQSI juga tinggal di lingkungan pesantren dan diberi amanah menjadi pembina bagi santri yang lebih muda.

Karakteristik Sistem Pendidikan Ponpes Al-Ishlah

Dalam kesempatan tersebut, KH. Agus Salim memaparkan lima karakteristik utama sistem pendidikan di Ponpes Al-Ishlah. Pertama, penerapan kurikulum terpadu yang mengombinasikan kurikulum nasional dengan kurikulum pesantren sehingga santri memperoleh bekal ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan umum.

Kedua, penguatan kompetensi bahasa melalui penggunaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi sehari-hari di lingkungan pesantren. Kedua bahasa tersebut juga digunakan sebagai bahasa pengantar dalam sejumlah mata pelajaran keagamaan.

Ketiga, penyelenggaraan program tahfiz Al-Qur’an sebagai bagian dari pembinaan keagamaan santri. Keempat, pengembangan minat dan bakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang untuk mengoptimalkan potensi peserta didik.

SMPM 5 Pucang SBY

Karakteristik kelima adalah bimbingan lanjutan studi bagi siswa MA Al-Ishlah, khususnya dalam mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurut KH. Agus Salim, MA Al-Ishlah telah memperoleh status mu’adalah dari Universitas Islam Madinah, sehingga membuka peluang lebih luas bagi lulusan untuk melanjutkan studi.

Selain menekankan kualitas pendidikan, Ponpes Al-Ishlah juga berupaya menjaga biaya pendidikan tetap terjangkau. Biaya bulanan yang mencakup uang makan, iuran pondok, dan SPP sekolah berkisar Rp775.000. Sementara total biaya pendidikan selama satu tahun untuk jenjang SMP maupun MA berada pada kisaran Rp11 juta hingga Rp12 juta.

Untuk mempermudah pengelolaan keuangan, seluruh transaksi di lingkungan pesantren telah menggunakan sistem cashless. Pesantren juga menyediakan dukungan pembiayaan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) serta beasiswa mandiri bagi santri yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Agus Salim berharap sistem pendidikan yang diterapkan Ponpes Al-Ishlah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan siap melanjutkan pendidikan maupun berkontribusi di tengah masyarakat.

“Melalui sistem ini, Al-Ishlah berupaya mencetak lulusan yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap melanjutkan pendidikan maupun berkontribusi di tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 05/07/2026 16:16
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu