Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Prof. Ilyas, Akademisi UMM yang Masuk Jajaran Ilmuwan Berpengaruh Dunia Versi SciRank 2025

Iklan Landscape Smamda
Prof. Ilyas, Akademisi UMM yang Masuk Jajaran Ilmuwan Berpengaruh Dunia Versi SciRank 2025
Akademisi UMM Masuk Jajaran Ilmuwan Berpengaruh Dunia Versi SciRank 2025
pwmu.co -

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dosen Program Studi Teknik Industri UMM, Prof. Ir. Ilyas Masudin, MLogSCM., Ph.D., berhasil masuk dalam jajaran World Top 5% Scientist versi SciRank Global Registry 2025.

Pengakuan internasional tersebut menempatkan Prof. Ilyas di antara ilmuwan paling berpengaruh di dunia setelah melalui proses seleksi yang melibatkan lebih dari 10 juta peneliti aktif dari berbagai negara dan disiplin ilmu.

Pemeringkatan SciRank Global Registry menggunakan basis data OpenAlex dan menilai para ilmuwan berdasarkan Normalized Composite Score, yakni indikator yang mengukur keseimbangan antara produktivitas publikasi ilmiah dan dampak sitasi yang dihasilkan.

Prof. Ilyas mengaku tidak menyangka namanya masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Ia bahkan pertama kali mengetahui informasi itu dari rekan sejawatnya.

“Saya cukup kaget karena informasi ini justru saya ketahui dari kolega. Apalagi, lembaga tersebut melakukan penilaian terhadap lebih dari sepuluh juta peneliti di seluruh dunia secara objektif tanpa membedakan bidang keilmuan,” ujarnya.

Selama ini, Prof. Ilyas dikenal memiliki fokus penelitian pada bidang logistik, rantai pasok, dan optimisasi. Berbagai karya ilmiah yang dihasilkannya telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya terkait pengelolaan rantai pasok modern.

Rekam jejak akademiknya menunjukkan capaian yang impresif. Hingga saat ini, ia tercatat memiliki 126 dokumen yang terindeks Scopus dengan H-index 24 serta lebih dari 1.500 sitasi. Secara keseluruhan, Prof. Ilyas telah menghasilkan 195 artikel ilmiah dengan total sitasi di Google Scholar mencapai lebih dari 3.500 kali.

Selain publikasi ilmiah, ia juga berhasil menghasilkan dua paten yang menjadi bagian dari kontribusi inovasinya di bidang keilmuan.

Menurutnya, salah satu kunci penting dalam menghasilkan riset yang berdampak adalah kemampuan membaca perkembangan zaman dan fokus pada isu-isu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

SMPM 5 Pucang SBY

“Saya selalu mengedepankan riset yang mutakhir, yaitu memfokuskan diri pada rantai pasok energi terbarukan agar hasil penelitian kita punya dampak yang luas dan masif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan lingkungan akademik di UMM yang menyediakan berbagai program penguatan riset, termasuk pendanaan penelitian berkelanjutan dan pengembangan pusat inovasi penelitian.

Saat ini, Prof. Ilyas juga mengoordinasikan Supply Chain Research and Innovation Center yang menjadi salah satu wadah pengembangan riset di bidang rantai pasok dan logistik.

Ia berpesan kepada para peneliti muda agar terus meningkatkan kepekaan terhadap berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, peluang menghasilkan penelitian yang bermanfaat akan semakin besar ketika peneliti mampu memahami kebutuhan zaman.

“Kita harus bisa membaca tanda zaman dan isu terbaru, karena dari situlah sebenarnya peluang kita untuk memunculkan ide riset yang bisa berkontribusi langsung pada masyarakat,” katanya.

Pencapaian Prof. Ilyas diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UMM maupun kalangan peneliti Indonesia untuk terus menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendapatkan pengakuan di tingkat global.

Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi UMM sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif mendorong lahirnya riset inovatif dan kolaborasi internasional guna menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 02/06/2026 14:04
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu