Sebanyak 103 siswa kelas VI SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage (SD Ikrom) mengikuti prosesi purnawiyata Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di UINSA Sport Center, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar siswa di sekolah dasar, tetapi juga menjadi momentum pengumuman dan pemberian penghargaan kepada peraih nilai terbaik Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 serta Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ).
Pada kesempatan itu, sekolah memberikan penghargaan kepada 35 siswa peraih nilai TKA tertinggi. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada lima siswa berprestasi di bidang nonakademik dan 12 siswa dengan nilai mata pelajaran tertinggi dalam ASAJ.
Prestasi tersebut diketahui setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah merilis daftar kolektif hasil Tes Kemampuan Akademik secara resmi pada 26 Mei 2026. TKA 2026 diikuti seluruh siswa kelas VI SD Ikrom dan dilaksanakan selama empat hari di Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) lantai 2 sekolah.
Pelaksanaan TKA dibagi menjadi dua gelombang, yaitu pada 20–21 April 2026 dan 22–23 April 2026. Seluruh peserta mengikuti tes berbasis komputer sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala SD Ikrom, Nur Suciati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian para siswa dalam pelaksanaan TKA tahun ini.
“Meskipun TKA ini baru dicanangkan, tetapi sekolah kita mendapat nilai terbaik se-kecamatan. Ini sungguh luar biasa,” ujarnya dalam sambutan purnawiyata.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua yang terus memberikan dukungan selama proses pembelajaran dan persiapan menghadapi TKA.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Anis Hidayati, S.Pd., menjelaskan sejumlah strategi yang diterapkan sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi TKA.
Ia menyampaikan bahwa sejak semester pertama siswa telah mendapatkan pendampingan khusus pada jam pelajaran pertama dan kedua dengan menggunakan bahan ajar yang disesuaikan dengan materi TKA. Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan dua kali tryout untuk mengukur kesiapan siswa sebelum mengikuti tes.
Tryout pertama dilaksanakan menggunakan metode berbasis kertas (paper based test), sedangkan tryout kedua menggunakan aplikasi digital yang mengacu pada sistem asesmen yang digunakan dalam pelaksanaan TKA.
Melalui berbagai persiapan tersebut, sekolah berharap siswa tidak hanya memperoleh hasil akademik yang baik, tetapi juga memiliki pengalaman belajar yang mendukung kesiapan mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kegiatan purnawiyata berlangsung dengan dihadiri orang tua, guru, serta seluruh siswa kelas VI. Selain prosesi pelepasan siswa, acara juga menjadi ajang apresiasi atas berbagai capaian akademik dan nonakademik yang diraih selama menempuh pendidikan di SD Ikrom.
Pada akhir kegiatan, sekolah mengumumkan daftar 35 siswa dengan nilai TKA tertinggi sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan prestasi yang telah mereka capai selama mengikuti proses pendidikan di SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments