Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Qobilah Joko Tingkir Umla Resmi Dilantik, Kwarwil HW Jatim: Ruh Kepanduan Sudah Tumbuh Sejak Era Stikes

Iklan Landscape Smamda
Qobilah Joko Tingkir Umla Resmi Dilantik, Kwarwil HW Jatim: Ruh Kepanduan Sudah Tumbuh Sejak Era Stikes
Fathurrahim Syuhadi saat memberikan sambutan. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Qobilah Joko Tingkir Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) resmi dilantik oleh Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan dalam rangkaian Seminar dan Pelantikan Qobilah Joko Tingkir Umla, Selasa (22/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Hall KH Hisyam Umla tersebut mengusung tema “Hizbul Wathan: Sejarah, Nilai, dan Peran dalam Dakwah Muhammadiyah.”

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan Dr Aman Suyadi, Ketua Kwartir Wilayah HW Jawa Timur Fathurrahim Syuhadi, Rektor UMLA Prof Dr Abdul Aziz Alimul Hidayat beserta jajaran, Ketua Qobilah HW Umla, H. Alifin, Ketua BPH Umla KH Abdul Muntholib Sukandar, Ketua Kwarda HW Lamongan Sandi Ariawan, serta seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Umla.

Dalam sambutannya, Fathurrahim Syuhadi menyampaikan rasa bangga atas semakin berkembangnya Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di lingkungan Umla.

Menurutnya, keberadaan HW di kampus tersebut bukanlah sesuatu yang baru, tetapi telah memiliki sejarah panjang sejak kampus masih bernama Stikes Muhammadiyah Lamongan.

“Ini sangat membanggakan bagi kita bersama. Ruh Hizbul Wathan di Lamongan ini sudah ada sejak masih Stikes,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum pandemi Covid-19, Stikes Muhammadiyah Lamongan telah aktif dalam berbagai kegiatan kepanduan. Salah satunya melalui kegiatan kemah sehat yang sekaligus menjadi bagian dari peringatan milad Stikes Lamongan.

“Dalam perjalanan kemudian berdiri Hizbul Wathan Kafilah Joko Tingkir Umla,” lanjutnya.

Fathurrahim menilai kiprah Hizbul Wathan Umla selama ini juga turut mewarnai berbagai agenda HW di Jawa Timur. Bahkan, menurutnya, ketika ada kegiatan HW di tingkat wilayah, kontingen dari Umla kerap hadir dan ikut menyemarakkan kegiatan.

“Kalau ada kegiatan di Jawa Timur yang meramaikan adalah Hizbul Wathan Umla. Dan sampai sekarang sudah Musyawarah Kafilah ke-10,” ungkapnya.

HW Umla Jadi Penggerak di Jawa Timur

Fathurrahim juga mengapresiasi terbentuknya Qobilah Hizbul Wathan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Ia berharap momentum pelantikan tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi dilanjutkan dengan gerakan nyata di lingkungan perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, Lamongan sudah punya Qobilah Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Lamongan,” katanya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia juga mengungkapkan bahwa Hizbul Wathan Umla selama ini menjadi salah satu kelompok yang kerap membersamainya dalam berbagai agenda.

“Yang membersamai saya ke mana-mana itu Hizbul Wathan Umla,” tuturnya.

Menurutnya, keberadaan Qobilah HW di perguruan tinggi memiliki peran strategis untuk menanamkan nilai kepemimpinan, kedisiplinan, pengabdian, dan dakwah Muhammadiyah kepada mahasiswa.

Ia berharap Qobilah Joko Tingkir Umla dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari penguatan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

Jaya Melati Umla Tembus 300 Peserta

Dalam kesempatan tersebut, Fathurrahim juga menyinggung keterlibatan Umla dalam pengembangan kader dan pembina Hizbul Wathan melalui pendidikan Jaya Melati.

Ia menyebut pelaksanaan Jaya Melati 1 yang digelar di Umla diikuti lebih dari 300 peserta. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbanyak di Jawa Timur.

“Yang mengadakan Jaya Melati 1 di Umla ini pesertanya lebih dari 300. Ini terbanyak pesertanya di Jawa Timur,” jelasnya.

Tidak hanya mahasiswa, sejumlah dosen Umla juga telah mengikuti Jaya Melati 1. Ia berharap keterlibatan tersebut dapat dilanjutkan pada jenjang berikutnya, termasuk Jaya Melati 2.

Menutup sambutannya, Fathurrahim mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ilmu dan aktivitas kepanduan sebagai bagian dari pengabdian kepada persyarikatan dan masyarakat.

“Semoga kita semua tergolong orang-orang yang masuk surga. Semoga kita semua sehat dan semangat mengamalkan ilmu serta berkhidmat untuk memajukan Umla,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 22/09/2026 11:01
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu