Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Rohman Budijanto: Media Muhammadiyah Harus Naik Kelas

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Rohman Budijanto: Media Muhammadiyah Harus Naik Kelas
Jurnalis Senior Jawa Pos Group, Dr. Rohman Budijanto, SH, MH membagikan ilmu dan pengalamannya di hadapan wartawan PWMU.CO. Foto: Zulkifli
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Dalam perkembangan teknologi digital, Rohman turut menyinggung pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses produksi berita.

Teknologi AI dapat digunakan untuk membantu mengoreksi ejaan, memperbaiki struktur kalimat, menyusun alternatif judul, hingga merapikan naskah sebelum dikirimkan kepada editor.

Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi tetap memiliki keterbatasan. Proses peliputan, penggalian informasi, pemeriksaan fakta, dan penentuan sudut pandang berita tetap membutuhkan kemampuan manusia.

Wartawan tidak boleh menyerahkan seluruh proses jurnalistik kepada mesin. Editor tetap bertanggung jawab memastikan berita akurat, berimbang, sesuai dengan etika jurnalistik, serta memiliki nilai kemaslahatan bagi masyarakat.

Rohman juga mengingatkan pentingnya memperluas cakupan pemberitaan melalui jurnalisme inklusif. Media Muhammadiyah tidak seharusnya hanya memberitakan aktivitas internal organisasi. Berbagai peristiwa menarik dan bermanfaat yang dilakukan masyarakat luas juga layak mendapatkan ruang pemberitaan.

Dalam memberitakan penyandang disabilitas, misalnya, wartawan harus cermat menentukan sudut pandang. Pemberitaan tidak boleh merendahkan martabat seseorang atau menjadikan kondisi disabilitas sebagai sensasi.

Sebaliknya, media perlu menonjolkan kemampuan, prestasi, perjuangan, dan nilai kemanusiaan yang terkandung dalam peristiwa tersebut.

Rohman Budijanto: Media Muhammadiyah Harus Naik Kelas
Rohman Budijanto: Media Muhammadiyah Harus Naik Kelas. Foto: Zulkifli

Dari Jurnalisme Amal Menuju Kemandirian Media

Pada bagian akhir pemaparannya, Rohman mengajak media Muhammadiyah naik kelas, dari jurnalisme amal menuju jurnalisme amal usaha.

Ia mengapresiasi semangat para relawan yang selama ini menjadi kekuatan penting dalam menggerakkan media Muhammadiyah. Berangkat dari keikhlasan dan semangat dakwah, para relawan telah berkontribusi menghadirkan informasi yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Ia juga menyinggung perjalanan PWMU.CO yang, menurut pengamatannya, mampu menjaga konsistensi pemberitaan selama bertahun-tahun berkat dukungan para relawan.

Bagi Rohman, keberhasilan media tidak hanya diukur dari banyaknya berita yang dipublikasikan, tetapi juga dari kemampuannya menjaga keberlangsungan organisasi media.

Karena itu, setelah memiliki fondasi pengabdian yang kuat, media perlu mulai membangun tata kelola yang lebih profesional dan mandiri secara finansial.

“Yang paling penting bagaimana media tetap mempunyai kemandirian. Tidak harus selalu untung, tetapi jangan sampai melemah karena semangat dan antusiasme pengelolanya ikut melemah,” pesannya.

Ia berharap media Muhammadiyah mampu mengembangkan profesionalisme tanpa kehilangan ruh dakwah, keikhlasan, dan nilai-nilai kemaslahatan.

Penguatan kualitas berita, pemanfaatan teknologi, perluasan jangkauan pembaca, serta pengelolaan yang berkelanjutan menjadi langkah penting agar jurnalisme Muhammadiyah semakin berkembang dan memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 31/10/2026 10:13
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu