Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhammadiyah Manyar Jadi Sekolah Model, Guru Ikuti Pelatihan Intensif Pembelajaran Mendalam dan KKA

Iklan Landscape Smamda
SD Muhammadiyah Manyar Jadi Sekolah Model, Guru Ikuti Pelatihan Intensif Pembelajaran Mendalam dan KKA
Tujuh Guru model utusan Kabupaten Gresik. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik mengirimkan tujuh guru dari jenjang PAUD, SD, dan SMP untuk mengikuti Pelatihan Intensif Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang diselenggarakan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur. Pelatihan berlangsung selama tujuh hari, mulai 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Salah satu peserta berasal dari SD Muhammadiyah Manyar. Sekolah tersebut ditunjuk sebagai sekolah model dan mengirimkan guru Bahasa Indonesia, Zahara Firdausi, S.Pd., untuk mengikuti program penguatan kompetensi pendidik tersebut.

Selain Zahara Firdausi, peserta dari Kabupaten Gresik terdiri atas David Al Ghifari Abwa, S.Pd. (SD Muhammadiyah GKB), Nurul Wahyu Purwaningtyas, S.Pd. (SMP Negeri 1 Gresik), Ainul Ma’ari Syafiyullah, S.Pd. (SMP Islam Manbaul Ulum), Muhammad Ainun Naim, S.Pd. (SMP Muhammadiyah 12 Gresik), Endang Khusniati, S.Pd. (TK Aisyiyah Bustanul Athfal 36), dan Emildah Apriliyah, S.Pd. (TKM NU 166 Nahdlatul Ummah).

Pelatihan menerapkan metode flipped classroom yang memadukan pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS), pertemuan daring, dan pelatihan tatap muka. Kegiatan diawali dengan sesi daring selama tiga hari, 28–30 Juni 2026, kemudian dilanjutkan sesi luring pada 1–4 Juli 2026 di BBPP Ketindan, Kota Malang.

Perkuat Kompetensi Guru

Program pelatihan dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Seluruh materi disusun secara aplikatif melalui praktik pembelajaran di kelas dengan total beban belajar sebanyak 36 jam pelajaran.

Selain mempelajari implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial, para peserta juga dibiasakan menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat selama mengikuti pelatihan. Tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bersosialisasi, serta tidur lebih awal.

SMPM 5 Pucang SBY

Melalui pembiasaan tersebut, para guru diharapkan menjadi teladan sebelum mengimplementasikan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik di sekolah masing-masing.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para guru model memiliki tanggung jawab melakukan pengimbasan kepada rekan sejawat. Mereka diharapkan menjadi penggerak implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial di sekolah masing-masing, sekaligus memperluas diseminasi hingga tingkat gugus dan kecamatan.

“Amanah ini cukup berat, namun sebagai pendidik kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Endang Khusniati, S.Pd., salah satu peserta dari jenjang PAUD.

Melalui program ini, diharapkan implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial dapat semakin memperkuat kualitas pembelajaran di satuan pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 06/07/2026 18:33
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu