Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Mumtaz Gelar Market Day: Siswa Belajar Jual Beli Sejak Dini

Iklan Landscape Smamda
SD Mumtaz Gelar Market Day: Siswa Belajar Jual Beli Sejak Dini
Antusiasme murid kelas 4 & 5 SD Mumtaz dalam kegiatan Market Day pembuka class meet semester 2, Rabu (10/06/2026). (Indah Nurma Sari/PWMU.CO).
pwmu.co -

Rabu pagi (10/06/2026) menjadi hari yang istimewa bagi seluruh siswa kelas 1-5 SD Mumtaz. Bukan untuk ujian, bukan pula untuk lomba cepat tepat, tetapi untuk belajar jadi pedagang cilik.

Tim kesiswaan SD Mumtaz sukses menggelar Market Day sebagai pembuka classmeet semester 2 ini.

Berbeda dari tahun sebelumnya, classmeet semester 2 ini menghadirkan inovasi menarik: tiga acara berbeda setiap harinya. Dan hari pertama, seluruh perhatian berfokus pada kegiatan jual beli yang berlangsung serentak di Gedung 1 dan Gedung 2.

Ragam Jajanan Ramah Kantong

Kegiatan berawal dengan senam bersama “Anak Indonesia Hebat” yang dipandu oleh instruktur yang enerjik, Teguh Dwi Utomo. Seluruh siswa dan wali kelas bergerak dengan riang. Suara tepukan dan tawa memecah kebisuan pagi.

Begitu senam usai, suasana lapangan berubah menjadi lautan stand mini. Meja-meja kecil ditata rapi, di atasnya berjejak aneka makanan dan minuman hasil kreasi siswa bersama orang tua di rumah.

Ada cilor, es teh, puding cokelat, risoles, hingga es bunga telang. Semuanya diberi label harga yang rapi dan lucu, hasil karya siswa sendiri.

Yang paling mengesankan, semua harga ditetapkan dalam rentang ramah kantong: mulai Rp1.000 hingga Rp5.000. Tujuannya jelas: agar setiap anak bisa mengalami transaksi jual beli.

Tak ada wajah cemberut pagi itu. Anak-anak kelas 1 yang masih mungil dengan sigap menawarkan dagangan mereka. Kelas 5 tampak lebih percaya diri, bahkan beberapa sudah membuat strategi promosi seperti “beli tiga dapat bonus satu”.

Tri Utami, selaku ketua classmeet, menjelaskan filosofi di balik acara ini. “Market day di hari pertama classmeet adalah kami ingin anak-anak belajar bahwa berdagang itu mulia, jujur itu utama, dan uang yang didapat dari hasil sendiri itu membanggakan. Ini bukan sekadar pesta jajan, ini sekolah kehidupan” tuturnya dengan penuh semangat.

SMPM 5 Pucang SBY

Belajar Kemandirian hingga Kerja Sama

Sementara itu, Bernika Dwi Arinda, penanggung jawab Market Day, mengungkapkan rasa bangganya. “Anak-anak luar biasa. Mereka bukan hanya jualan, tapi juga belajar menghitung kembalian, menata barang, bahkan melayani pembeli dengan senyum” ungkapnya.

Salah satu siswa yang paling antusias adalah Farah, siswi kelas 4. Dengan tangan penuh kantong plastik berisi jajanan, ia berkata dengan mata berbinar.

“Saya senang sekali ada acara seperti ini! Tadi saya beli banyak makanan dan rasanya mantap. Harganya murah, saya bisa beli sampai lima macam. Besok kalau ada market day lagi, saya mau jadi penjual!”.

Ucapan Farah mewakili ribuan kegembiraan yang terpancar dari wajah-wajah polos itu. Para wali kelas pun tak kalah heboh. Sejumlah guru yang rela berkeliling dari satu stand ke stand lain hanya untuk membeli dagangan murid-muridnya.

Market Day di SD Mumtaz bukanlah sekadar acara seru-seruan. Di balik tawa dan hiruk-pikuknya, ada pembelajaran nyata tentang:

  • Kemandirian (menyiapkan dagangan sendiri)
  • Kejujuran (memberikan harga dan kembalian dengan benar)
  • Kreativitas (mendesain label harga dan kemasan)
  • Kerja sama (berbagi tugas dalam kelompok)

Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.00 WIB ini tertutup dengan tepuk tangan meriah. Panitia mencatat hampir semua dagangan laku terjual. Sukses besar!

Dengan inovasi tiga acara berbeda setiap harinya, classmeet semester 2 SD Mumtaz layak dinanti. Namun, satu yang pasti: Market Day hari ini akan dikenang sebagai awal yang manis—baik secara rasa maupun makna.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 10/06/2026 20:41
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu