SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Pemetaan Kompetensi Mengaji bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan pada Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 SDMM ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu menjadi teladan dalam membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid.
Sebanyak 69 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 44 guru dan 25 tenaga kependidikan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti proses pemetaan untuk mengukur kemampuan dan kefasihan mereka dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Agar pelaksanaan berjalan efektif dan tertib, panitia membagi peserta ke dalam enam kelompok yang disesuaikan dengan jumlah pendamping dari tim Al Quran Learning.
Pada setiap kelompok, peserta mendapat giliran membaca satu halaman Al-Qur’an dari surah yang telah ditentukan oleh tim penguji.
Metode tersebut diterapkan untuk memperoleh gambaran kemampuan membaca Al-Qur’an setiap peserta secara objektif sekaligus menjadi dasar penyusunan program pembinaan berikutnya.
Penanggung Jawab Al Quran Learning, Siti Madinah, menegaskan bahwa pemetaan kompetensi mengaji memiliki peran penting dalam mendukung kualitas pendidikan di SDMM.
Menurutnya, guru merupakan teladan utama bagi peserta didik sehingga kemampuan membaca Al-Qur’an harus benar dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
“Semakin bagus bacaan ustadz-ustadzahnya, semakin ia menjadi role model untuk anak didiknya,” ungkap alumni Pondok Pesantren Gontor tersebut di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, tetapi juga mencakup penguatan kompetensi spiritual sebagai identitas utama SDMM sebagai sekolah Islam.
Hasil pemetaan kompetensi mengaji akan menjadi dasar bagi manajemen sekolah dalam menyusun program pembinaan yang berkelanjutan.
Guru maupun tenaga kependidikan yang masih memerlukan pendampingan akan mengikuti program pembinaan khusus guna meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang unggul, tidak hanya melalui prestasi peserta didik, tetapi juga melalui kualitas guru dan seluruh tenaga kependidikan.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan, SDMM menargetkan lahirnya lingkungan pendidikan Islam yang semakin profesional, religius, dan berdaya saing.





0 Tanggapan
Empty Comments