Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Lembaga Pengembang UMKM PWM DKI Jakarta, dan Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar Kopdar SUMU DKI Jakarta 2026 pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta.
Mengusung tema “Ekosistem Usaha Berkemajuan: Mewujudkan Industrialisasi Indonesia”, kegiatan ini dirancang sebagai forum konsolidasi bagi pelaku usaha, UMKM, profesional, serta penggerak Muhammadiyah di Jakarta dan Bodetabek untuk memperkuat jejaring, membangun kolaborasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui sinergi bisnis yang berkelanjutan.
Ketua LP-UMKM PWM DKI Jakarta sekaligus Koordinator Wilayah SUMU DKI Jakarta, Nosri Sahibi, S.E., mengatakan bahwa Kopdar SUMU tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga langkah nyata dalam membangun ekosistem usaha yang saling menguatkan.
“Muhammadiyah memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Melalui Kopdar SUMU, kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan para pelaku usaha untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan melahirkan kolaborasi yang berdampak bagi kemajuan ekonomi umat serta pembangunan bangsa,” ujarnya.
Wakil Bendahara PWM DKI Jakarta sekaligus Koordinator Bidang LP UMKM, Ramilan, S.E., M.M., menilai penguatan kelembagaan ekonomi perlu dimulai dari sinergi antarpelaku usaha.
“Ekosistem bisnis yang kuat dibangun melalui kepercayaan dan kolaborasi. Karena itu, kami mendorong agar para pengusaha Muhammadiyah tidak berjalan sendiri, melainkan saling membuka peluang kemitraan sehingga mampu naik kelas bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWM DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, S.E., M.M., menegaskan Muhammadiyah berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi sebagai bagian dari dakwah berkemajuan.
“Industrialisasi Indonesia memerlukan pelaku usaha yang memiliki integritas, inovasi, dan semangat gotong royong. Muhammadiyah siap menjadi bagian dari upaya tersebut dengan membangun ekosistem usaha yang profesional, produktif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya.
Ketua LP-UMKM PP Muhammadiyah, apt. Toni Firmansyah, S.Farm., menambahkan bahwa pengembangan UMKM perlu diarahkan menuju transformasi industri yang memiliki daya saing tinggi.
“Saat ini UMKM tidak cukup hanya bertahan, tetapi harus mampu bertumbuh, berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan masuk ke rantai nilai industri. SUMU hadir sebagai wadah yang menghubungkan potensi-potensi tersebut agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.
Pimpinan SUMU yang juga Wakil Ketua LP-UMKM PP Muhammadiyah sekaligus Sekretaris Jenderal SUMU, Ghufron Mustaqim, M.P.A., menyebut Kopdar SUMU menjadi momentum memperluas jejaring bisnis sekaligus memperkuat kolaborasi lintas daerah.
“Kami ingin membangun gerakan ekonomi yang saling menghidupkan. Ketika pengusaha Muhammadiyah saling terhubung, saling membeli, saling memasarkan, dan saling mengembangkan usaha, maka akan lahir ekosistem bisnis yang kokoh dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” tuturnya.
Sebagai narasumber praktisi, Apik Syamsul Rijal, S.Sos., C.PS., C.Ctr., C.PSE, yang juga Branding & Marketing Expert serta CEO Komunet Indonesia, akan membagikan strategi membangun merek dan pemasaran yang relevan di era digital.
“Di tengah persaingan yang semakin ketat, kualitas produk saja tidak cukup. Pelaku usaha harus mampu membangun branding yang kuat, memahami perilaku pasar, dan memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.
Selain sesi konsolidasi ekosistem bisnis Muhammadiyah, kegiatan ini juga menghadirkan business matching dan networking untuk membuka peluang kerja sama antarpelaku usaha. Panitia turut menyediakan fasilitas snack, makan siang, dan coffee break bagi seluruh peserta.
Pendaftaran dibuka dengan kuota terbatas

Melalui penyelenggaraan Kopdar SUMU DKI Jakarta 2026, Muhammadiyah berharap semakin banyak kolaborasi usaha yang mampu memperkuat daya saing UMKM, mendorong industrialisasi nasional, serta mewujudkan ekonomi berkemajuan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments